Home
Login.
Artikelilmiahs
48624
Update
RADHLIY BANU YUNANTO
NIM
Judul Artikel
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Low Back Pain (LBP) pada Pekerja Penggiling Padi Di Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) adalah nyeri yang dirasakan pada punggung bagian bawah dan sebanyak 60% hingga 80% dari populasi seluruh dunia diperkirakan pernah mengalami kejadian LBP sekali dalam hidup mereka. Terdapat beberapa faktor yang menjadi faktor risiko LBP yaitu usia, IMT, stretching, kebiasaan merokok, masa kerja, posisi kerja, beban kerja, dan repetisi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap LBP pada pekerja penggiling padi di Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 99 pekerja penggiling padi di Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan keterbatasan penelitian yaitu tidak bersediaannya beberapa responden di wawancara dan pekerja penggilingan padi yang bersedia menjadi responden berjumlah 87 orang. Hasil Penelitian: Terdapat 3 variabel yang berhubungan dengan LBP pada pekerja penggiling padi di Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas yaitu beban kerja (p = 0,0001), posisi kerja (p = 0,0001), dan masa kerja (p = 0,0001). Variabel yang tidak berhubungan yaitu usia (p = 1,000), IMT (p = 0,730), dan kebiasaan merokok (p = 0,355). Kesimpulan: Variabel yang berhubungan dengan pekerja penggiling padi di Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas yaitu beban kerja, posisi kerja, dan masa kerja.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Low back pain (LBP) is pain felt in the lower back and as much as 60% to 80% of the world population is estimated to have experienced an LBP event once in their lifetime. There are several factors that become risk factors for LBP, namely age, BMI, stretching, smoking habits, job tenure, job position, workload, and repetition. The aim of this study was to determine the factors influencing LBP in rice mill workers in Kemranjen district, Banyumas Regency. Methods: Quantitative study with cross-sectional approach. The study population consisted of 99 rice mill workers in Kemranjen District, Banyumas Regency. The sampling technique used was a total sampling with research limitations, namely the unwillingness of some respondents to be interviewed and rice mill workers who were willing to become respondents amounted to 87 people. Results: There were 3 variables associated with LBP among rice mill workers in Kemranjen District, Banyumas Regency, namely workload (p = 0.0001), work position (p = 0.0001), and working period (p = 0.0001). Variables such as age (p = 1.000), BMI (p = 0.730), and smoking habit (p = 0.355) were not significanty associated with LBP. Conclusion: Variables associated with rice mill workers in Kemranjen District, Banyumas Regency are workload, work position, and work period.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save