Home
Login.
Artikelilmiahs
48509
Update
KAHFI IZAL FATHIHUL FALAH
NIM
Judul Artikel
ANALISIS FAKTOR RISIKO DAN PEMETAAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dapat menjadi daktor risiko terjadinya berbagai penyakit. Terdapat kenaikan hampir dua kali lipat dalam 30 tahun terakhir di dunia. Analisis faktor risiko dan pemetaan dapat memberi informasi mengenai faktor risiko yang paling berpengaruh serta sebaran distribusi kasus. Metode : Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 74 sampel. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, pengukuran tekanan darah, dan pengambilan titik koordinat rumah penderita. Analisis data menggunakan SPSS dan Arcgis, dengan analisis univariat, analisis bivariat, analisis multivariat, dan analisis spasial. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi yaitu pendidikan 15-55 (p-value=0,019, OR=5,904), dan riwayat penyakit keluarga hipertensi (p-value=0,014, OR=4,252). Kesimpulan : Responden yang memiliki pendidikan rendah dan riwayat penyakit keluarga hipertensi akan meningkatkan risiko kejadian hipertensi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Hypertension is a non-communicable disease that can be a risk factor for various diseases. It has almost doubled in the last 30 years worldwide. Risk factor analysis and mapping can provide information on the most influential risk factors and the distribution of cases. Methods: Quantitative research with a cross-sectional approach. The sample in this study was 74 samples. Data collection was carried out by interviewing, measuring blood pressure, and taking the coordinates of the patient's house. Data analysis using SPSS and Arcgis, with univariate analysis, bivariate analysis, multivariate analysis, and spatial analysis. Results: The results showed that the factors that influence the incidence of hypertension are education 15-55 (p-value=0,019, OR=5,904),), and family history of hypertension (p-value=0,014, OR=4,252). Conclusion: Respondents who have low education and a family history of hypertension will increase the risk of hypertension.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save