Home
Login.
Artikelilmiahs
48485
Update
RANGGA KURNIA REYNALDI
NIM
Judul Artikel
DINAMIKA PERAN GANDA DAN PROBLEM KEHARMONISAN RUMAH TANGGA PADA BURUH PABRIK PEREMPUAN DI PT SEJAHTERA JAYA ABADI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengkaji dinamika peran ganda dan problem keharmonisan rumah tangga pada buruh pabrik perempuan di PT Sejahtera Jaya Abadi, Banyumas, dalam konteks kerja industrial yang eksploitatif dan budaya domestik yang patriarkal. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi terhadap sebelas informan yang dipilih secara purposif, terdiri dari buruh perempuan, pasangan, anak, dan staf HRD. Temuan menunjukkan bahwa beban kerja yang panjang (12 jam/hari), sistem kerja bergilir, serta minimnya pembagian kerja domestik yang setara menyebabkan konflik peran berbasis waktu dan tekanan yang berdampak pada disrupsi komunikasi keluarga, penurunan kualitas pengasuhan, dan ketegangan dalam interaksi keluarga. Meski demikian, strategi koping seperti manajemen waktu, negosiasi peran dengan pasangan, dan dukungan sosial keluarga berperan dalam mempertahankan stabilitas rumah tangga. Studi ini menegaskan bahwa peran ganda buruh perempuan dibentuk oleh struktur kerja yang timpang dan relasi gender yang tidak setara, sehingga diperlukan reformasi kebijakan ketenagakerjaan yang responsif gender serta perubahan norma domestik menuju pola relasi yang lebih adil.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study examines the dynamics of dual roles and household harmony problems among female factory workers at PT Sejahtera Jaya Abadi, Banyumas, within the context of exploitative industrial labor and patriarchal domestic culture. Employing a qualitative approach with a phenomenological design, data were collected through in-depth interviews, passive participant observation, and documentation involving eleven purposively selected informants, including female workers, their spouses, children, and HRD staff. The findings reveal that long working hours (12 hours/day), shift systems, and unequal distribution of domestic responsibilities contribute to time-based and strain-based role conflicts, resulting in disrupted family communication, diminished parenting quality, and psychosocial tension. Nevertheless, coping strategies such as time management, role negotiation with spouses, and social support from family play a significant role in maintaining household stability. This study concludes that the dual roles of female factory workers are shaped by unequal labor structures and gendered power relations, highlighting the urgency for gender-responsive labor policies and cultural shifts toward more equitable domestic partnerships.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save