Home
Login.
Artikelilmiahs
48475
Update
ALVIRA ZIDNY ARRISQI
NIM
Judul Artikel
Analisis Sosial Ekonomi Masyarakat dalam Mendukung Konservasi Mangrove di Segara Anakan Kabupaten Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Segara Anakan adalah sebuah laguna yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa dan mempunyai hutan mangrove dengan luas mencapai 21.500 hektar. Hutan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang dipengaruh oleh pasang surut laut, sehingga dapat tumbuh di daerah yang tahan terhadap salinitas, lama penggenangan, dan morfologi pantai. Ekosistem mangrove berperan penting dalam mendukung kehidupan masyarakat. Kondisi sosial ekonomi masyarakat sangat berkaitan dengan konservasi mangrove, sehingga memengaruhi pelestarian mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat dan pengaruhnya terhadap konservasi mangrove serta faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan masyarakat dalam kegiatan konservasi mangrove di Segara Anakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dengan observasi, kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kondisi sosial ekonomi masyarakat di Segara Anakan tergolong masih cukup rendah sehingga berpengaruh pada pemahaman dan keterlibatan masyarakat terhadap konservasi mangrove. Keterlibatan masyarakat tergolong cukup aktif yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor antara lain kondisi sosial ekonomi, kesadaran masyarakat, adanya kerusakan ekosistem mangrove, adanya peraturan serta dukungan dari pemerintah. Sehingga, penting untuk memahami kondisi sosial ekonomi masyarakat dalam merancang strategi konservasi yang berkelanjutan agar ekosistem mangrove dan keseimbangan ekonomi masyarakat tetap terjaga serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Segara Anakan is a lagoon located in the southern part of Java Island and has a mangrove forest with an area of 21,500 hectares. Mangrove forests are coastal ecosystems that are influenced by ocean tides, so they can grow in areas that are resistant to salinity, inundation duration, and coastal morphology. Mangrove ecosystems play an important role in supporting people's lives. The socioeconomic conditions of the community are closely related to mangrove conservation, thus influencing mangrove conservation. This study aims to determine the socio-economic condition of the community and its influence on mangrove conservation and the factors that influence community involvement in mangrove conservation activities in Segara Anakan. The research method used is descriptive qualitative analysis method with observation, questionnaires and interviews. The results showed that the socio-economic conditions of the community in Segara Anakan are still quite low, which affects the understanding and involvement of the community in mangrove conservation. Community involvement is quite active which is influenced by a number of factors including socio-economic conditions, community awareness, the existence of mangrove ecosystem damage, regulations and support from the government. Thus, it is important to understand the socio-economic conditions of the community in designing a sustainable conservation strategy so that the mangrove ecosystem and the economic balance of the community are maintained and provide benefits to the community.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save