Home
Login.
Artikelilmiahs
48471
Update
AISYAH DWI LESTARI
NIM
Judul Artikel
PENGENDALIAN PENYAKIT HAWAR DAUN DENGAN BAKTERI ENDOFIT AKAR PADI Bacillus subtilis NPA6 dan PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN BAWANG MERAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penyakit hawar daun bakteri yang disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. allii merupakan penyakit penting pada tanaman bawang merah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian penyakit hawar daun pada bawang merah dengan formula cair Bacillus subtilis NPA6 dan mengetahui aplikasi formula cair B. subtilis NPA6 terhadap pertumbuhan bawang merah. Penelitian dilakukan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dan lahan di Desa Linggasari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas dengan ketinggian tempat 117 mdpl. Penelitian dilaksanakan mulai dari bulan Mei sampai September 2024. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan empat perlakuan yaitu kontrol (P0), formula cair air cucian beras (P1), formula cair air kelapa (P2) dan bakterisida (P3) dan diulang sebanyak enam kali. Variabel yang diamati meliputi masa inkubasi, intensitas penyakit, laju infeksi, AUDPC, tinggi tanaman, jumah daun dan laju pertumbuhan tanaman. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa aplikasi B. subtilis NPA6 mampu menekan intensitas penyakit hawar daun bakteri dan laju infeksi serta serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan tanaman, yang ditunjukkan dengan tinggi tanaman mencapai 35,20 cm dan jumlah daun sebanyak 16,66 helai.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Bacterial leaf blight disease caused by Xanthomonas axonopodis pv. allii is an important disease in shallot plants in Indonesia. This study aims to determine the control of leaf blight disease in shallots with the Bacillus subtilis NPA6 liquid formula and to determine the application of the B. subtilis NPA6 liquid formula to the growth of shallots. The study was conducted at the Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University and land in Linggasari Village, Kembaran District, Banyumas Regency with an altitude of 117 meters above sea level. The study was conducted from May to September 2024. This study was conducted using an experimental method using a completely randomized block design (RAKL) with four treatments, namely control (P0), rice washing water liquid formula (P1), coconut water liquid formula (P2) and bactericide (P3) and repeated six times. The variables observed included incubation period, disease intensity, infection rate, AUDPC, plant height, number of leaves and plant growth rate. The ANOVA results showed that the application of B. subtilis NPA6 was able to suppress the intensity of bacterial leaf blight disease and the rate of infection and had a positive impact on plant growth, as indicated by the plant height reaching 35.20 cm and the number of leaves as many as 16.66 strands.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save