Home
Login.
Artikelilmiahs
48447
Update
TRI NODYA WULANDARI
NIM
Judul Artikel
Karakteristik, Uji Patogenisitas, dan Identifikasi Molekuler Patogen Hawar Daun Bakteri pada Padi
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Padi merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang cukup strategis untuk mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. Xoo merupakan bakteri penyebab penyakit hawar daun bakteri (HDB) yang menjadi penghambat dalam menghasilkan padi di Indonesia dan mengakibatkan kegagalan hasil panen sebesar 35,8%. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengkarakterisasi morfologi, biokimia dan fisiologi patogen HDB pada padi, (2) menguji patogenisitas patogen HDB pada padi, (3) mengidentifikasi patogen HDB pada padi secara molekuler. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Univeristas Jenderal Soedirman dan Laboratorium Pengujian PT. Genetika Science Indonesia, Tangerang, Banten. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isolat patogen HDB memiliki karakteristik morfologi berbentuk bulat, berukuran 1-2 mm, bertepi rata, berwarna kuning, dan permukaannya licin. Karakteristik biokimia dan fisiologi patogen HDB memiliki reaksi gram negatif, katalase positif, oksidase negatif, bersifat oksidatif/fermentatif, tidak mampu tumbuh pada 0,1% TZC, mampu tumbuh pada medium YDC, mampu menghidrolisis pati, dan mampu tumbuh pada suhu 350C. Gejala pada daun padi hasil uji patogenisitas yang dilakukan sesuai dengan gejala penyakit HDB yang disebabkan oleh bakteri Xoo. Hasil uji molekuler patogen hawar daun bakteri pada padi secara molekuler menunjukkan bahwa percentage identity pada isolat bakteri menunjukkan angka 92,21% dengan bakteri X. oryzae pv. oryzae. Pohon filogenik pada menunjukkan bahwa bakteri Xoo menjadi nilai kemiripan tertinggi dengan bakteri yang diuji.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rice is one of the strategic food crop commodities to support the realization of national food security. Xoo is a bacterium that causes bacterial leaf blight (BLB) disease which is an obstacle in producing rice in Indonesia and causes 35.8% yield failure. The objectives of this study were (1) to characterize the morphology, biochemistry and physiology of BLB pathogens in rice, (2) to test the pathogenicity of BLB pathogens in rice, (3) to identify BLB pathogens in rice molecularly. This research was conducted at the Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University and the Testing Laboratory of PT. Genetics Science Indonesia, Tangerang, Banten. The method used was descriptive qualitative method. The results showed that BLB pathogen isolates had morphological characteristics of round shape, 1-2 mm in size, flat-edged, yellow in color, and smooth surface. Biochemical and physiological characteristics of BLB pathogens have gram-negative reactions, positive catalase, negative oxidase, oxidative/fermentative, unable to grow on 0.1% TZC, able to grow on YDC medium, able to hydrolyze starch, and able to grow at 350C. Symptoms on rice leaves from pathogenicity tests carried out are in accordance with the symptoms of BLB disease caused by Xoo bacteria. The results of molecular testing of bacterial leaf blight pathogens in rice molecularly showed that the percentage identity of bacterial isolates showed 92.21% with X. oryzae pv. oryzae bacteria. The phylogenic tree shows that Xoo bacteria are the highest similarity value with the tested bacteria.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save