Home
Login.
Artikelilmiahs
48400
Update
SOFFI ASRI
NIM
Judul Artikel
Etika Akademik di Era Artificial Intelligence: Studi Penggunaan Chat GPT untuk Menyelesaikan Tugas-Tugas Akademik Oleh Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini membahas bagaimana mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman menggunakan Chat GPT dalam penyelesaian tugas-tugas akademik serta implikasinya terhadap etika akademik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan, khususnya Chat GPT, yang mempengaruhi pola belajar dan proses penyelesaian tugas mahasiswa. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Chat GPT didorong oleh efisiensi waktu, keterbatasan akses kepada dosen, dan tekanan akademik. Mahasiswa memanfaatkan Chat GPT sebagai alat bantu dalam mencari ide, merancang struktur tugas, hingga menyusun draf skripsi. Meski begitu, sebagian besar tetap melakukan penyuntingan ulang agar terhindar dari plagiarisme. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Chat GPT tanpa pemahaman kritis dapat menimbulkan penyimpangan etika akademik. Berdasarkan teori anomi Robert K. Merton, penyimpangan tersebut muncul akibat tekanan sistem akademik yang menuntut hasil tanpa mempertimbangkan kemampuan individu. Oleh karena itu, diperlukan pedoman etika akademik yang jelas dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan di lingkungan pendidikan tinggi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research investigates how students at the Faculty of Social and Political Sciences, Jenderal Soedirman University, utilize Chat GPT to complete academic tasks and how this affects academic ethics. It is driven by the rising use of artificial intelligence—particularly Chat GPT—which is reshaping students’ learning patterns and assignment completion strategies. Employing a descriptive qualitative approach, data was gathered through in-depth interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the use of Chat GPT is motivated by time efficiency, limited access to academic supervisors, and academic pressure. Students use Chat GPT to generate ideas, draft task structures, and develop thesis outlines. However, most students still revise the output to avoid plagiarism. The study reveals that uncritical use of Chat GPT can lead to academic ethical violations. Based on Robert K. Merton’s theory of anomie, such deviations arise from systemic pressures that emphasize academic success while overlooking individual capacities. Thus, there is an urgent need for clear academic ethical guidelines in the use of artificial intelligence within higher education.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save