Home
Login.
Artikelilmiahs
4834
Update
PUTRI KRISNASARI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KUALITAS KREDIT BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
BPR adalah bank yang memberikan pinjaman untuk mendukung usaha kecil dan menengah. Kualitas kredit BPR diukur dengan menggunakan tingkat non performing loan (NPL). Kualitas kredit tergolong baik jika NPL kurang dari 5%. Padahal tingkat NPL BPR di Kabupaten Banyumas pada bulan September 2012 masih tinggi yaitu sebesar 9,75%. Hal ini diduga disebabkan oleh sistem pengendalian internal tidak berjalan optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak dari sistem pengendalian intern (lingkungan pengendalian, aktivitas pengendalian, penaksiran risiko, informasi & komunikasi, dan pemantauan) terhadap kualitas kredit (diukur dengan tingkat non performing loan) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kabupaten Banyumas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dari lingkungan pengendalian, aktivitas pengendalian, penaksiran risiko, serta informasi & komunikasi terhadap kualitas kredit, dan tidak ada pengaruh positif dari pemantauan terhadap kualitas kredit.
Abtrak (Bhs. Inggris)
BPR is a bank that provides loans to support small and medium enterprises. BPR loan quality is measured by using the non performing loan rate. The loan quality is healthy if the value of non performing loan is less than 5%. In fact, the average of the BPR's non performing loan in Banyumas regency is still high at 9.75%. It is thought to be caused by the internal control system is not running optimally. The aim of this study is analyzing the impact of internal control system (control environment, control activities, risk assessment, information & communication, and monitoring) to loan quality (measured with non performing loan rate) of Bank Perkreditan Rakyat (BPR) in Banyumas regency. The results of this study reveals that there is positive influence of the control environment, control activities, risk assessment, information & communication on loan quality, and there is no positive influence of monitoring on loan quality.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save