Home
Login.
Artikelilmiahs
48335
Update
AYU WULANDARI
NIM
Judul Artikel
Studi tentang Pemberdayaan Pelaku Usaha Ikan Asap melalui Penguatan Modal Sosial pada Sentra Pengasapan Ikan Asap Indah di Desa Wonosari Kecamatan Bonang Kabupaten Demak
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengkaji proses pelaksanaan modal sosial yang dilakukan oleh para pelaku usaha ikan asap untuk meningkatkan perekonomian dari desa Wonosari. Peneliti memanfaatkan 9 narasumber yang dapat memberikan informasi mendalam terkait permasalahan yang diteliti. Informan terdiri dari 2 pihak pengelola di Sentra Asap Indah, 3 pelaku usaha ikan asap, 1 pemasok ikan, 1 pemasok janggel jagung, dan 2 pelanggan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial Putnam yang mengidentifikasi 3 elemen utama modal sosial bagi pelaku usaha ikan asap yang terdiri dari nilai-norma, jaringan sosial, dan kepercayaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan pelaku usaha ikan asap di Sentra Asap melibatkan penguatan modal sosial yang mencakup beberapa aspek penting. Pada aspek nilai-norma, pelaku usaha ikan asap mengedepankan prinsip-prinsip dan aturan bersama yang terbentuk dari peran keluarga dan komunitas Sentra Asap Indah untuk menciptakan kelancaran dalam proses produksi, distribusi, dan marketing (pemasaran). Pelaku usaha menekankan nilai tradisi, kualitas, kejujuran, kerja sama, pelayanan personal, loyalitas, kolaborasi, dan inovasi di setiap tahap usaha mereka. Pada aspek jaringan sosial, pelaku usaha ikan asap membangun jaringan sosial yang lebih luas melalui keberadaan komunitas KUB Sentra Asap Indah. Pelaku usaha memperluas jaringan melalui interaksi langsung (offline) dan pemanfaatan media sosial (online) seperti Facebook dan WhatsApp. Pada aspek kepercayaan, Sentra Asap Indah, dan pihak-pihak yang terlibat dalam usaha ikan asap memainkan peran penting dalam mempererat komunikasi, dan menyelesaikan konflik di antara pelaku usaha. Kepercayaan terbentuk melalui interaksi yang berulang dan pengalaman positif dengan pihak-pihak terkait, yang pada akhirnya memperkuat hubungan bisnis dan keberlanjutan usaha.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study examines the implementation process of social capital carried out by smoked fish entrepreneurs to improve the economy of Wonosari Village. The researcher utilized 9 informants who were able to provide in-depth information related to the issues being studied. The informants consisted of 2 managers at the Indah Smoked Fish Center, 3 smoked fish entrepreneurs, 1 fish supplier, 1 corn cob supplier, and 2 customers. The researcher employed a descriptive qualitative research method. Data collection techniques used included observation, in-depth interviews, and literature study. This research adopts Putnam's theory of social capital, which identifies three main elements of social capital for smoked fish entrepreneurs: norms and values, social networks, and trust. The results of this study indicate that the empowerment of smoked fish entrepreneurs at the Smoked Fish Center involves strengthening social capital through several important aspects. In terms of norms and values, smoked fish entrepreneurs prioritize shared principles and rules shaped by family roles and the Indah Smoked Fish Center community to ensure smooth production, distribution, and marketing processes. They emphasize values such as tradition, quality, honesty, cooperation, personalized service, loyalty, collaboration, and innovation at every stage of their business. In terms of social networks, the entrepreneurs build broader social connections through the presence of the KUB Indah Smoked Fish community. Entrepreneurs expand their networks through direct (offline) interaction and the use of online platforms such as Facebook and WhatsApp. In terms of trust, the Indah Smoked Fish Center and other parties involved in the smoked fish business play a crucial role in strengthening communication and resolving conflicts among entrepreneurs. Trust is developed through repeated interactions and positive experiences with relevant parties, ultimately reinforcing business relationships and ensuring business sustainability.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save