Home
Login.
Artikelilmiahs
48318
Update
NADEFFA NURFA RAYHAN
NIM
Judul Artikel
Analisis Kualitas Air Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Mitra PT Central Proteina Prima Tbk, Subang, Jawa Barat Berdasarkan Parameter Kimia
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Udang vaname merupakan salah satu komoditas budidaya perikanan yang memiliki tingkat produksi yang besar di Indonesia. Salah satu perusahaan swasta yang menawarkan benih udang vaname bervarietas unggul dengan menggunakan sistem budidaya sistem intensif adalah PT Central Proteina Prima Tbk. Usaha untuk mendapatkan hasil produksi udang vaname yang optimal dapat dilakukan dengan cara memonitoring kualitas air tambak secara rutin. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menjelaskan kondisi kualitas air di tambak dengan parameter kimia (pH, salinitas, kesadahan, alkalinitas, dan TOM) menggunakan metode STORET. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif komparatif, dengan membandingkan hasil parameter yang di uji dengan baku mutu air berdasarkan SOP PT CP Prima Tbk dan PERMEN-KP RI Nomor 75/2016. Data yang didapatkan dianalisis status mutu air menggunakan metode STORET. Hasil penelitian dapat dilihat bahwa diperoleh nilai rata-rata pH (7,7±0,06–8,9±0,04), salinitas (22±0,56–26±1,37ppt), kesadahan (4.006±145,56–4.627±274,67 mg/L), alkalinitas (119±10,35–147±6,50 mg/L), TOM (85±5,27–195±11,10 mg/L). Berdasarkan analisis menggunakan metode STORET, kondisi status mutu air di kolam tambak tergolong kategori tercemar ringan dan masih aman untuk kegiatan budidaya udang vaname. Kondisi lingkungan tambak yang tercemar sedang, harus diperhatikan terkait limbah yang akan dibuang ke lingkungan supaya aman.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Fishery cultivation commodity with a significant production level in Indonesia is a Whiteleg shrimp. One of the private companies that offers superior varieties of whiteleg shrimp seeds using an intensive cultivation system is PT Central Proteina Prima Tbk. Efforts to obtain optimal whiteleg shrimp production results can be made by routinely monitoring pond water quality. This study aimed to explain the condition of water quality in ponds with chemical parameters (pH, salinity, hardness, alkalinity, and TOM)using the STORET method. The method used in this study is a comparative descriptive quantitative method by comparing the results of the tested parameters with water quality standards based on the SOP of PT CP Prima Tbk and PERMEN-KP RI Number 75 /2016. The data water quality status was determined using the STORET method. The results of the study can be seen that the average values of pH (7,7±0,06–8,9±0,04), salinity (22±0,56–26±1,37ppt), hardness (4.006±145.56–4.627±274,67 mg/L), alkalinity (119±10,35–147±6,50 mg/L), and TOM (85±5.27–195± 11,10 mg/L) were obtained. Based on the STORET method analysis, the water quality status in the pond is classified as moderately polluted and still safe for vaname shrimp cultivation. The condition of the pond environment is moderately polluted. The condition of the pond environment that is moderately polluted, must be considered regarding the waste that will be disposed of into the environment so that it is safe.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save