Home
Login.
Artikelilmiahs
48295
Update
INAYAH KAMALIA ABDUL SALAM
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA PEREMPUAN SMA MUHAMMADIYAH 1 PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Dismenore adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan wanita sebelum maupun selama menstruasi. Insiden dismenore di Indonesia cukup tinggi yaitu 54,89% dismenore primer selebihnya mengalami dismenore sekunder. Di wilayah Jawa Tengah, prevalensi wanita yang mengalami dismenore sebanyak 56%. Nyeri akibat dismenore dapat mengganggu remaja dalam proses belajarannya. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadian dismenore primer pada remaja perempuan SMA Muhammadiyah 1 PurbalinggaMetode: Metode penelitian yang diterapkan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional.Sampel dikumpulkan menggunakan teknik purposive sampling. Total responden yang dibutuhkan dalam penelitian ini berjumlah 204orang. Data primer yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data berupa indeks massa tubuh dan kejadian dismenore primer yang dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan untuk mengamati hubungan kedua variable dilihat dengan uji Koefisien Korelasi (Spearman's Rank).Hasil: Berdasarkan uji hipotesis menggunakan Spearman’s Rank, didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,00, yang lebih kecil dari alpha (0,05), sehingga hipotesis penelitian diterimaKesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Dysmenorrhea is a feeling of uncomfortable felt by women before or in the time of menstruation. The incidence of dysmenorrhea in Indonesia is quite high, namely 54.89% primary dysmenorrhea while the rest experience secondary dysmenorrhea. In Central Java, the prevalence of women experiencing dysmenorrhea is 56%. Pain due to dysmenorrhea can interfere with adolescents in the learning process.Aim: This study aims to decide the relationship between body mass index and the incidence of primary dysmenorrhea in female adolescents at Muhammadiyah 1 Senior High School PurbalinggaMethod: This study uses an observational analytical research method with a cross-sectional approach. In this study, samples were taken using a purposive sampling technique. The total sample require in this study was 204. The primary data needed in this study were data in the form of body mass index and the incidence of primary dysmenorrhea taken using a questionnaire. Data analysis was carried out to observe the relationship between the two variables using the Correlation Coefficient test (Spearman's Rank). Result: Based on the results of the hypothesis test using Spearman's Rank, a significance value of 0.00 was obtained, which was smaller than alpha (0.05), so the research hypothesis was accepted.Conclution: There is a significant relationship between Body Mass Index (BMI) and the incidence of primary dysmenorrhea in female adolescents at Muhammadiyah 1 Senior High School Purbalingga
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save