Home
Login.
Artikelilmiahs
48263
Update
M. RASID FAJAR
NIM
Judul Artikel
Respon Pemupukan Terhadap Tinggi Tanaman Jumlah Tunas Produksi Rumput Signal (Brachiaria decumbens) Defoliasi Kedua pada Lahan Reklamasi Tambang Kapur
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Judul. Penelitian ini berjudul “Respon Pemupukan Terhadap Tinggi Tanaman, Jumlah Tunas, Dan Produksi Rumput Signal (Brachiaria decumbens) Defoliasi Kedua Pada Lahan Reklamasi Tambang Kapur”. Latar Belakang. Ketersediaan lahan hijauan yang selalu menurun setiap tahunnya akibat adanya peralihan fungsi. Lahan pascatambang kapur dapat menjadi alternatif lahan tanam hijauan dengan penyebaran lahan galian seluas 15.4 juta hektar seluruh Indonesia. Tanah pascatambang kapur memiliki karakteristik dengan kandungan unsur hara yang rendah yaitu, kandungan karbon organik yang sangat rendah yaitu sebesar 0,52%, N sebesar 0,24% (rendah), dan P 16,13 ppm (rendah). Rumput Signal (Brachiaria decumbens) merupakan jenis tanaman dari keluarga graminae yang mampu tumbuh baik pada daerah dengan curah hujan 1000-3000 mm/tahun. Pengolahan tanah ditujukan untuk memperbaiki struktur tanah yang keras, dan komposisi tanah yang rendah. Pemupukan menggunakan pupuk NPK dan pupuk kandang ditujukan untuk memperbaiki kondisi mikronutrien tanah dan menstabilkan pH sehingga mampu menunjang pertumbuhan tanaman dan meningkatkan produksinya Materi dan Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode experimental Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 4 dengan 3 kali ulangan sehingga didapatkan sebanyak 36 unit percobaan. Faktor pertama berupa pemberian pupuk kandang (K) 0;5,10 ton/ Ha. Faktor kedua yaitu berupa pemberian pupuk NPK (N) 0; 100; 200; 300 Kg/Ha. Hasil. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk kandang dan NPK secara tunggal berpengaruh sangat nyata (P<0.01) pada tinggi tanaman, jumlah tunas/rumpun, dan produksi segar. Hasil rata-rata tertinggi pada parameter tinggi tanaman didapatkan nilai sebesar 92.14 pada perlakuan K1N3, jumlah tanaman sebanyak 67.73 tanaman pada perlakuan K2N3, serta produksi segar seberat 8.47 kg pada perlakuan K2N3. Simpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapat interaksi penggunaan pupuk kandang dengan NPK pada tinggi tanaman, jumlah tunas, dan produksi Rumput Signal (Brachiaria decumbens). Pupuk kandang dan pupuk NPK yang ditambahkan dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah tunas, dan produksi Rumput Signal (Brachiaria decumbens) secara parsial. Secara umum, perlakuan terbaik diperoleh pada pemberian pupuk kandang dengan dosis 1 kg/m2/defoliasi dan pupuk NPK pada dosis 300 gram/m2/defoliasi. Kata kunci: Tanah kapur, rumput signal, pupuk kandang, pupuk NPK.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Heading. This study is entitled "Fertilization Response to Plant Height, Number of Shoots, and Signal Grass Production (Brachiaria decumbens) Second Defoliation on Lime Mining Reclamation Land". Background. The availability of green land that always decreases every year due to the change of function. Post-lime mining land can be an alternative for green planting land with the distribution of quarry land covering an area of 15.4 million hectares throughout Indonesia. Post-lime mining soil has characteristics with low nutrient content, namely, very low organic carbon content of 0.52%, N of 0.24% (low), and P 16.13 ppm (low). Signal Grass (Brachiaria decumbens) is a type of plant from the graminae family that can grow well in areas with rainfall of 1000-3000 mm/year. Soil processing is intended to improve hard soil structure and low soil composition. Fertilization using NPK fertilizer and manure is intended to improve soil micronutrient conditions and stabilize pH so that it can support plant growth and increase production. Materials and Methods. The method used in the study was the experimental method of Randomized Block Design (RAK) factorial pattern 3 x 4 with 3 replications so that 36 experimental units were obtained. The first factor was the provision of manure (K) 0; 5.10 tons / Ha. The second factor was the provision of NPK fertilizer (N) 0; 100; 200; 300 Kg / Ha. Results. The results of the analysis of variance showed that the treatment of manure and NPK alone had a very significant effect (P <0.01) on plant height, number of shoots / clump, and fresh production. The highest average results in plant height parameters were obtained with a value of 92.14 in the K1N3 treatment, the number of plants was 67.73 plants in the K2N3 treatment, and fresh production weighing 8.47 kg in the K2N3 treatment. Conclusion. Based on the research, it can be concluded that the provision of manure and NPK can increase the growth of Signal Grass (Brachiaria decumbens) which is indicated by very significant growth results and fresh production. Keywords: Post-lime mining, signal grass, manure, NPK fertilizer.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save