Home
Login.
Artikelilmiahs
4826
Update
DIMAS NUGROHO WICAKSONO
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM, DANA BAGI HASIL, DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP PENDAPATAN DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI KABUPATEN BANYUMAS, PURBALINGGA, BANJARNEGARA, DAN CILACAP ERA DESENTRALISASI FISKAL PADA TAHUN 2003-2010
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengambil judul “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap Era Desentralisasi Fiskal Pada Tahun 2003-2010”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi pengaruh variabel PAD, DAU, DBH, DAK secara bersama-sama, dan parsial, serta variabel mana yang paling berpengaruh signifikan terhadap PDRB di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap Era Desentralisasi Fiskal pada tahun 2003-2010. Hasil penelitian dan analisis data menggunakan Regresi Linear Berganda dengan Logaritma Natural, Uji t, Uji F, adalah variabel PAD, DAU, DBH, DAK secara bersama-sama berpengaruh signifikan, variabel PAD, DBH, DAK secara parsial berpengaruh signifikan (kecuali DAU yang tidak berpengaruh siginfikan) dan variabel DBH merupakan yang paling berpengaruh signifikan terhadap PDRB di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap Era Desentralisasi Fiskal pada tahun 2003-2010. Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah daerah seharusnya bisa meningkatkan PAD sesuai potensi di masing-masing daerah dengan cara memanajemen lebih baik hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dengan menstrukturisasi BUMD. Pemerintah Daerah bisa meningkatkan DBH dengan lebih banyak menarik investor swasta, didukung dengan kemudahan perijinan dan pencipataan situasi politik keamanan yang stabil. Pemerintah Daerah dalam mengelola PAD, DAU, DBH dan DAK hendaknya harus bepegang dengan prinsip Anggaran Berbasis Kinerja (ABK) sesuai UU No 17 Tahun 2003.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research took the title "The Effect of Origin Regional Revenue, General Allocation Fund, Revenue Sharing Fund, Special Allocation Fund about Gross Domestic Regional Product in Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara and Cilacap Fiscal Decentralization In the Year 2003-2010". The purpose of this research was to determine the variable PAD, DAU, DBH, DAK together, and partially, and variables where the most significant effect on GDRP in Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara and Cilacap Fiscal Decentralization in 2003-2010. The results of research and data analysis using Multiple Linear Regression with Natural logarithm, t test, F test, is PAD, DAU, DBH, DAK variables jointly significant effect, PAD, DBH, DAK variables partially significant effect, DBH variable is the most significant effect on GDRP in Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara and Cilacap Fiscal Decentralization in the year 2003-2010. The implications of the research is local governments should be able to increase revenue according to the potential in each region, the way to do this is to manage better outcomes wealth management areas separated by structuring BUMD. Local government could improve with more DBH attract private investors, backed by the ease of licensing and the creation of security a stable political situation. Local Government in managing PAD, DAU, DAK, DBH should have adhered to the principles of Performance-Based Budgeting (ABK) in accordance with Law No. 17 of 2003.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save