Home
Login.
Artikelilmiahs
48249
Update
WILDAN SATRIO WIDODO
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN KADAR PROTEIN SUSU DENGAN PROTEIN DAN ALBUMIN DARAH KAMBING SAPERA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kambing merupakan hewan penghasil susu dengan protein sebagai salah satu nutrien penting yang dihasilkan. Hubungan antara total protein dan albumin darah dengan kadar protein dalam susu belum banyak diketahui padahal sangat diperlukan dalam evaluasi pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parameter tersebut khususnya pada kambing Sapera di wilayah Wonosobo dan Banyumas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive yang dilakukan pada 30 ekor kambing Sapera dengan kriteria tertentu. Sampel yang diambil berupa darah yang ditampung pada tabung EDTA dan susu sebanyak 100ml. Analisis deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear digunakan dalam pengolahan data, Uji-t digunakan pula untuk mengetahui perbedaan di antara kedua wilayah farm. Hasil yang diperoleh menunjukkan rata-rata, maksimum, dan minimum secara berurutan pada total protein darah (8,21;10,48;6,82g/dL), albumin (3,98;3,80;5,42g/dL), protein susu (4,11;2,98;3,41g/dL). Total protein darah dengan kadar protein susu memiliki hubungan yang lemah (R=0,227), albumin darah dengan total protein darah memiliki hubungan yang lemah (R=0,303), total protein dengan albumin darah memiliki hubungan yang lemah (R=0,317). Total protein mempengaruhi albumin darah dan susu secara berurutan sebesar 10% dan 5% serta albumin darah mempengaruhi protein susu sebesar 9,2%. Pengaruh perbedaan antar wilayah mengenai hubungan total protein dengan albumin darah adalah berpengaruh nyata (P<0,05) dan protein susu adalah tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah protein dalam darah mempengaruhi protein susu dan protein susu tidak hanya disintesis dari protein darah tetapi dapat berasal dari banyak sumber.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Goats are milk-producing animals with protein as one of the important nutrients they produce. Relationship between total protein and blood albumin with the protein content in milk is not well understood, yet it is very much needed in feed evaluation. This study aims to determine the relationship between these parameters, particularly in Sapera goats in Wonosobo and Banyumas regions. Sampling was conducted using purposive technique on 30 Sapera goats with specific criteria. The samples taken included blood collected in EDTA tubes and 100ml of milk. Descriptive analysis, Pearson correlation, and linear regression were used in data processing, and the t-test was also used to determine the differences between the two farm areas. The results obtained show the average, maximum, and minimum in sequence for blood protein total (8.21; 10.48; 6.82 g/dL), albumin (3.98; 3.80; 5.42 g/dL), and milk protein (4.11; 2.98; 3.41 g/dL). Blood protein total with milk protein levels has a weak relationship (R=0.227), blood albumin with total blood protein has a weak relationship (R=0.303), total protein with blood albumin has a weak relationship (R=0.317). Total protein affects blood and milk albumin by 10% and 5% respectively, and blood albumin affects milk protein by 9.2%. The influence of regional differences on the relationship between total protein and blood albumin is significant (P<0.05), while the influence on milk protein is not significant (P>0.05). The conclusion of this study is blood protein affects milk protein, and milk protein is not only synthesized from blood protein but also come from many sources.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save