Home
Login.
Artikelilmiahs
48211
Update
ALYA AULIA PINGKAN
NIM
Judul Artikel
Kadar Vitamin C, Nilai pH, dan Total Padatan Yo-canserah: Minuman Fungsional Penderita DMT-2
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe-2 (DMT-2) merupakan penyakit tidak menular yang disebabkan oleh stress oksidatif. Pemanfaatan pangan fungsional yang mengandung antioksidan dipercaya dapat mengatasi stress oksidatif bagi penderita DMT-2. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh proporsi susu kecambah kacang tanah (Sucamkata) dan susu skim, ekstrak serai, ekstrak jahe, dan interaksinya terhadap kadar vitamin C, nilai pH, dan total padatan Yocanserah. Metodologi: Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan proporsi Sucamkata:susu skim (90:10; 80:20; 70:30), ekstrak serai (1,5%, 2%), dan ekstrak jahe (1%, 1,5%). Kadar vitamin C diuji menggunakan metode titrasi iodimetri; nilai pH menggunakan pH meter Eutech Thermo Scientific; total padatan menggunakan metode gravimetri. Data dianalisis menggunakan uji Anova dan dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5% apabila terdapat pengaruh yang signifikan (p<0,05). Formula terbaik ditentukan menggunakan metode indeks efektivitas. Hasil Penelitian:Proporsi Sucamkata:susu skim menurunkan nilai pH (p=0,000) dan meningkatkan total padatan (p=0,026), tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar vitamin C (p=0,955). Ekstrak serai dan jahe meningkatkan kadar vitamin C (p=0,020 dan p=0,000) dan total padatan (p=0,026), tetapi tidak berpengaruh terhadap pH (p=0,933 dan p=0,795). Interaksi ketiganya dapat meningkatkan kadar vitamin C (p=0,025), total padatan (p=0,000), dan menurunkan pH (p=0,001). Formula terbaik Yo-canserah terbuat dari 70:30 Sucamkata:susu skim, 2% ekstrak serai, dan 1,5% ekstrak jahe, dengan kandungan vitamin C 88,54 mg/100g, nilai pH 4,63, total padatan 13,91%, dan probiotik 3,6x109 CFU/mL. Kesimpulan: Yo-canserah bermanfaat sebagai minuman fungsional bagi penderita DMT-2 dengan takaran saji 140 mL/hari.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Type-2 Diabetes Mellitus (T2DM) is Noncommunicable diseases (NCDs) caused by oxidative stress. The use of functional foods containing antioxidants is believed to be able to overcome oxidative stress for T2DM patients. This research aimed to determine the effect of peanut sprout milk (Sucamkata) and skim milk proportion, lemongrass extract, ginger extract, and their interactions on vitamin C, pH, and total solids of Yo-canserah. Methods: This research used factorial randomized block design with treatment proportion of Sucamkata:skim milk (90:10, 80:20, 70:30), lemongrass extract (1,5%, 2%), and ginger extract (1%, 1,5%). Vitamin C levels was analyzed using the iodimetric titration method; pH values using the Eutech Thermo Scientific pH meter; total solids using the gravimetric method. Data analyzed using Anova and continued with 5% DMRT if significance (p<0,05). The best formula was determined using the effectiveness index method. Result: Proportion of Sucamkata:skim milk decreased pH (p=0,000) values and increased total solids (p=0,026), but had no effect on vitamin C levels (p=0,955). Lemongrass and ginger extract increased vitamin C levels (p=0,020 dan p=0,000), and total solids (p=0,026), but had no effect on pH values (p=0,933 dan p=0,795). Interaction of three significantly increased vitamin C levels (p=0,025), total solid (p=0,000), and decrease pH values (p=0,001). The best Yo-canserah formula made from 70:30 Sucamkata:skim milk, 2% lemongrass extract, and 1,5% ginger extract which contains vitamin C 88,54 mg/100g, pH 4,63, total solids 13,91%, and probiotics 3,6x109 CFU/mL. Conclution: Yo-canserah is useful as functional drink for T2DM patients with a serving size of 140 mL/day.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save