Home
Login.
Artikelilmiahs
4821
Update
AFIF IMAN HIDAYAT
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ZAT BESI (Fe) HARIAN DENGAN TINGKAT KECERDASAN INTELEKTUAL ANAK DI SEKOLAH DASAR NEGERI VII SOKANEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Kecerdasan Intelektual merupakan kecerdasan dasar yang berhubungan dengan proses kognitif yang merupakan kemampuan dalam berpikir dan rasional. Tingkat kecerdasan dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Faktor lingkungan yang berpengaruh salah satunya adalah asupan berbagai macam zat gizi seperti asupan zat gizi besi. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan zat besi (Fe) dengan tingkat kecerdasan intelektual anak di Sekolah Dasar Negeri VII Sokanegara. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2013 di SD N VII Sokanegara dengan total responden berjumlah 48 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Tingkat kecerdasan intelektual diukur menggunakan CFIT sedangkan asupan zat besi diukur menggunakan food recall 3x24 jam. Hasil: Rerata asupan zat besi responden adalah 8,54±0,90 mg/hari yang termasuk dalam kategori cukup sedangkan rerata tingkat kecerdasan intelektual responden adalah 91,27±13,06 yang termasuk dalam kategori rata-rata. Analisis hubungan asupan zat besi dan tingkat kecerdasan intelektual dilakukan dengan uji Spearman memperoleh nilai p = 0,000 dan r = 0,521 yang menunjukkan korelasi positif yang signifikan dengan kekuatan korelasi lemah. Kesimpulan: Semakin tinggi asupan besi maka semakin tinggi juga tingkat kecerdasan intelektual seorang anak.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Intellectual intelligence is the basic intelligence associated with cognitive process and ability to think rationally. The level of intelligence is influenced by genetic and environmental factors. One of the environmental factor is the intake of various nutrients such as the iron intake. Objective: The objective of this study was for knowing the association between the iron (Fe) daily intake with the level of children's intelligence in Sokanegara VII Elementary School. Methods: This study was an observational analytic study with cross-sectional study. This study was conducted in February 2013 in Sokanegara VII Elementary School used 48 suitable responden based on inclusion and exclusion criterias. Intellectual level was measured by using CFIT while iron intake was measured by using a 3x24 hours food recall. Results: The mean of iron intake was 8.54±0.90 mg/day, while the average intelligence level was 91.27±13.06. The analysis by Spearman correlation test found a significant weak positive correlation between iron daily intake and student’s intelligence with p=0,000 and r=0,521. Conclusion: this study concluded that higher intake iron daily were associated with better intelligence level.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save