Home
Login.
Artikelilmiahs
48196
Update
SYALSABILA ANANDA PERMANA
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Pakan Kambing Berkromium yang Disuplementasi Tepung Rumput Laut (Gracilaria sp.) Terhadap Total VFA dan Glukosa Darah.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi tepung rumput laut (Gracilaria sp.) pada pakan kambing terhadap produksi total VFA dan kadar glukosa darah. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11 Maret sampai 2 Juni 2024, di Melon Farm, Jl Gunung Tugel, Karangklesem, Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Materi yang digunakan pada penelitian ini yaitu Kambing Jawarandu jantan berjumlah 18 ekor dengan bobot badan rata-rata 25,42 ± 2,41 kg. Pakan yang diberikan sebanyak 4% dari bobot badan kambing berdasarkan bahan kering. Pakan diberikan imbangan 30% hijauan dan 70% konsentrat, mikro mineral Chromium organik sebanyak 1,5 ppm, serta tepung rumput laut (Gracilaria sp.) sebanyak 2%. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental in vivo dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu Uji T yang dilakukan dengan 2 perlakuan dan 9 kali ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu R0 (Pakan basal + 1,5 ppm Chromium organic) dan R1 (R0 + 2% tepung rumput laut Gracilaria sp.). Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu produksi total VFA (Volatile Fatty Acid) dan kadar glukosa darah. Hasil rataan total VFA adalah 117 ± 10,94 dan 72 ± 3,2 untuk kadar glukosa darah. Hasil analisis uji T menunjukkan bahwa suplementasi rumput laut (Gracilaria sp.) pada pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap total VFA dan kadar glukosa darah. Kesimpulan penelitian ini adalah suplementasi tepung rumput laut (Gracilaria sp.) cenderung berpengaruh terhadap total VFA dan menjaga kadar glukosa darah berada dalam keadaan normal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study was conducted to determine the effect of seaweed flour (Gracilaria sp.) supplementation in goat feed on total VFA production and blood glucose concentration. This study was conducted from March 11 to June 2, 2024, at Melon Farm, Jl Gunung Tugel, Karangklesem, South Purwokerto, Banyumas, Central Java and feedstuff Laboratory, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The material used in this study was 18 male Jawarandu goats with an average body weight of 25.42 ± 2.41 kg. The feed given was 4% of the goat's body weight based on dry matter. The feed was given a balance of 30% forage and 70% concentrate, 1.5 ppm of organic Chromium micro minerals, and 2% seaweed flour (Gracilaria sp.). This study used an in vivo experimental method with a research design used, namely the T Test which was carried out with 2 treatments and 9 replications. The treatments tested were R0 (Basal feed + 1.5 ppm Chromium organic) and R1 (R0 + 2% Gracilaria sp. seaweed flour). The variables observed in this study were total VFA (Volatile Fatty Acid) production and blood glucose concentration. The average results of total VFA were 117 ± 10.94 and 72 ± 3.2 for blood glucose concentration. The results of the T-test analysis showed that seaweed (Gracilaria sp.) supplementation in feed had a significant effect (P <0.05) on total VFA and blood glucose concentration. The conclusion of this study is that seaweed (Gracilaria sp.) flour supplementation tends to affect total VFA and maintain blood glucose concentration at normal concentration.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save