Home
Login.
Artikelilmiahs
48105
Update
PANJI SATRIO
NIM
Judul Artikel
KECERNAAN LEMAK DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENT PADA KAMBING YANG MENDAPAT PAKAN BASAL BERCHROMIUM YANG DISUPLEMENTASI TEPUNG RUMPUT LAUT (Gracilaria sp.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi tepung rumput laut terhadap kecernaan lemak dan total digestible nutrient. Perlakuan yang diberikan : R0 sebagai pakan basal yang mengandung Chromium organik (64,49% konsentrat + 30% hijauan + ampas tahu 5,51%) + Chromiumorganik 1.5 ppm, dan R1 (R0 + tepung rumput laut 2%). Penelitian dilaksanakan mulai 11 Maret – 2 Juni 2024 di Melon Farm, Kabupaten Banyumas, dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah 18 ekor Kambing Jawarandu jantan dengan rataan bobot badan 25,45±2,41 kg. Pakan yang diberikan sebesar 4% BK/kg BB. Metode penelitian yang digunakan adalah in vivo dengan 2 perlakuan dan dilakukan pengulangan sebanyak 9 kali. Data penelitian yang diperoleh dianalisis dengan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi tepung rumput laut 2% pada pakan kambing yang mengandung Chromium memberikan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecernaan lemak dan kecernaan total digestible nutrient. Rataan kecernaan lemak: R0 sebesar 94.16±0.74% dan R1 sebesar 95.20±1.37%. Rataan kecernaan total digestible nutrient: R0 sebesar 81.85±2.87% dan R1 sebesar 83.89±3.03%. Kesimpulan, suplementasi tepung rumput laut 2% dalam pakan basal berchromium pada kambing tidak memengaruhi kecernaan lemak kasar dan total digestible nutrient.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to determine the effect of seaweed flour suplementation on extract ether and total digestible nutrient digestibility of goats. Treatment given: R0 as a basal feed containing organic chromium (64.49% concentrate + 30% forage + 5.51% tofu dregs) + organic chromium 1.5 ppm, and R1 (R0 + seaweed flour 2%). The research was carried out from March 11 – June 2, 2024 at Melon Farm, Banyumas Regency, and the Animal Feedstuff Laboratory, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University. The material used in this study was 18 male Jawarandu Goats with an average body weight of 25.45±2.41 kg. The feed given is 4% DM/kg BW. The research method used was in vivo consist of two treatments and was repeated 9 times. The research data obtained was analyzed by T test. The results showed that 2% seaweed flour supplementation in chromium-containing goat feed had no significant effect (P>0.05) on increasing extract ether and total digestible nutrient digestibility of goats. In conclusion, seaweed suplementation 2% in Chromium basalt feed in goats can't increase extract ether and total digestible nutrient digestibility in goats.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save