Home
Login.
Artikelilmiahs
48022
Update
KHOERUL ANWAR
NIM
Judul Artikel
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING DAN KENDALI PEMBERIAN NUTRISI OTOMATIS PADA GREENHOUSE BERBASIS INTERNET OF THINGS MENGGUNAKAN ESP32
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Greenhouse berbasis IoT menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di daerah yang menghadapi tantangan iklim. Dengan mengintegrasikan mikrokontroler ESP32 yang terhubung melalui Wi-Fi dengan sensor lingkungan seperti suhu, pH, dan kadar nutrisi, pemantauan dan pengendalian kondisi greenhouse secara real-time dapat dilakukan, sehingga meningkatkan efisiensi dan hasil panen. Data yang dikumpulkan dikirimkan ke broker MQTT untuk komunikasi yang ringan dan cepat, memungkinkan pengelolaan jarak jauh. Pemberian nutrisi dilakukan secara otomatis menggunakan Fuzzy Logic, memastikan dosis yang tepat berdasarkan umpan balik sensor. Ketika kadar nutrisi atau pH di bawah ambang batas, sistem mengaktifkan pompa untuk menyesuaikan sesuai kebutuhan. Teknologi ini sangat relevan untuk mendukung pertanian berkelanjutan, seperti di Gapoktan Rahayu Makmur Temanggung, yang saat ini masih menggunakan metode manual. Dengan penerapan otomatisasi berbasis IoT, efisiensi penggunaan sumber daya dapat meningkat, biaya operasional berkurang, hasil produksi meningkat, dan mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
IoT-based greenhouses offer an innovative solution to enhance agricultural productivity, particularly in regions with climate challenges. By integrating the ESP32 microcontroller with Wi-Fi connectivity and environmental sensors such as temperature, pH, and nutrient level sensors, real-time monitoring and control of greenhouse conditions can be achieved, improving efficiency and crop yields. Data collected is transmitted to an MQTT broker for lightweight and fast communication, enabling remote management. Nutrient delivery is automated using Fuzzy Logic, ensuring precise dosing based on sensor feedback. When nutrient levels or pH fall below thresholds, the system activates pumps to adjust levels as needed. This technology is particularly relevant for sustainable farming, such as in Gapoktan Rahayu Makmur Temanggung, which currently relies on manual methods. By implementing IoT-based automation, resource use efficiency can be increased, operational costs reduced, and crop production improved while promoting environmentally friendly agriculture.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save