Home
Login.
Artikelilmiahs
47993
Update
M. FAESAL FAKIH
NIM
Judul Artikel
ANALISIS DAMPAK PERTANIAN TERPADU TERNAK KAMBING DAN PERTANIAN SAYUR ORGANIK TERHADAP PENDAPATAN PETANI DAN PETERNAK DI DESA MELUNG, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini didasarkan pada fenomena perubahan iklim yang memberikan ancaman terhadap keberlanjutan pertanian di Indonesia. Inovasi dalam sistem pertanian diperlukan untuk dapat meningkatkan kualitas hasil panen dan mendukung kesejahteraan pelaku pertanian seperti petani, peternak, dan sebagainya. Inovasi yang dapat dilakukan salah satunya melalui pelaksanaan pertanian terpadu. Sistem pertanian terpadu (SPT) merupakan proses atau sistem pertanian yang terintegrasi antara kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan. Sistem pertanian terpadu yang dianalisis dalam penelitian ini merupakan bentuk integrasi antara ternak kambing dan pertanian sayur organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan petani dan peternak di Desa Melung, Kabupaten Banyumas setelah melaksanakan pertanian terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif, dimana data primer diperoleh melalui wawancara langsung berdasarkan kuesioner terhadap petani dan peternak yang terlibat dalam pertanian terpadu. Analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dan uji beda. Langkah pengujian hipotesis diawali dengan uji normalitas yang kemudian akan menentukan alat analisis yang digunakan antara uji parametrik atau non parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pendapatan petani dan peternak rata-rata sebesar 21,94% setelah adanya pertanian terpadu. Terjadi perbedaan persentase terkait peningkatan pendapatan antara petani dan peternak setelah adanya penerapan pertanian terpadu. Petani mengalami peningkatan pendapatan sebesar 65,67%, sedangkan peternak mengalami peningkatan pendapatan sebesar 13,29%. Implikasi dalam penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan pelaksanaan sistem pertanian terpadu agar dapat memaksimalkan peningkatan pendapatan usaha tani dan usaha ternak. Selanjutnya, perlu adanya dukungan dan keterlibatan secara lebih menyeluruh dari berbagai pihak terkait untuk dapat membantu dan mendukung pelaksanaan pertanian terpadu serta program-program lainnya yang dapat mengoptimalkan keberlanjutan usaha pertanian.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is based on the phenomenon of climate change that poses a threat to the sustainability of agriculture in Indonesia. Innovation in the agricultural system is needed to be able to improve the quality of crop yields and support the welfare of agricultural actors such as farmers, breeders, and so on. One of the innovations that can be done is through the implementation of integrated agriculture. Integrated farming system (IAS) is a process or system of agriculture that is integrated between agriculture, livestock, and fisheries activities. The integrated farming system analyzed in this study is a form of integration between goats and organic vegetable farming. The purpose of this study is to analyze the income of farmers and breeders in Melung Village, Banyumas Regency after implementing integrated farming. This study used a quantitative approach, where primary data were obtained through direct interviews based on questionnaires to farmers and breeders involved in integrated farming. Data analysis used descriptive statistical methods and t-test. The hypothesis testing step begins with a normality test which will then determine the analytical tool used between parametric or non-parametric tests. The results showed that there was an increase in the average income of farmers and breeders by 21.94% after integrated farming. There was a percentage difference related to the increase in income between farmers and breeders after the implementation of integrated agriculture. Farmers experienced an increase in income of 65.67%, while breeders experienced an increase in income of 13.29%. The implication of this study is to optimize the implementation of an integrated farming system in order to maximize the increase in farming and livestock business income. Furthermore, there needs to be more comprehensive support and involvement from various related parties to be able to assist and support the implementation of integrated agriculture and other programs that can optimize the sustainability of agricultural businesses.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save