Home
Login.
Artikelilmiahs
47928
Update
TAMHID MERTADI
NIM
Judul Artikel
DETERMINAN PREVALENSI STUNTING DI JAWA TENGAH TAHUN 2021-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini didasarkan pada prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan serius di Jawa Tengah, dengan prevalensi stunting tinggi. Jawa Tengah, sebagai salah satu lumbung pangan nasional, memiliki produksi pangan lokal yang cukup tinggi, akan tetapi tingginya produksi pangan belum sepenuhnya diikuti oleh pervalensi stunting, yang tercermin dari masih tingginya prevalensi stunting di Jawa Tengah. Hal ini mengindikasikan bahwa ketersediaan pangan belum tentu berbanding lurus dengan akses dan pemanfaatannya, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi anak secara optimal. Penelitian ini menganalisis faktor ekonomi dan sosial terhadap prevalensi stunting di Jawa Tengah menggunakan data sekunder. Hasilnya menunjukkan bahwa ketahanan pangan dan pendidikan ibu berpengaruh signifikan dalam menurunkan stunting, sementara ketimpangan pendapatan, pendapatan per kapita, dan COVID-19 tidak memiliki dampak yang signifikan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan produksi dan distribusi pangan lokal untuk memastikan ketersediaan pangan bergizi yang merata di seluruh daerah disertai dengan program dukungan. Di sisi lain, perluasan akses pendidikan bagi perempuan, terutama di daerah dengan angka stunting tinggi, menjadi prioritas disertai dengan program dukungan untuk keberlanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study is based on the high prevalence of stunting, which remains a serious challenge in Central Java. As one of the nation’s food-producing regions, Central Java has a relatively high level of local food production. However, the high production levels have not been fully reflected in stunting prevalence, as the region continues to experience high stunting rates. This indicates that food availability does not necessarily translate into equal access and effective utilization, particularly in meeting children's nutritional needs optimally. This research analyzes the economic and social factors influencing stunting prevalence in Central Java using secondary data. The findings reveal that food security and maternal education significantly contribute to reducing stunting, whereas income inequality, per capita income, and COVID-19 do not have a significant impact. The study's implications highlight the importance of enhancing local food production and distribution to ensure equitable access to nutritious food across all regions, supported by targeted programs. Additionally, expanding access to education for women, particularly in areas with high stunting rates, should be prioritized, along with sustained support programs to ensure long-term effectiveness.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save