Home
Login.
Artikelilmiahs
47891
Update
LUNA ALMIRA FANTI
NIM
Judul Artikel
PENERAPAN E-GOVERNMENT MELALUI ONLINE SINGLE SUBMISSION RISK BASED APPROACH (OSS RBA) STUDI KASUS DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Penelitian ini bermula dari suatu kondisi rendahnya jumlah kepemilikan nomor induk berusaha (NIB) di Kabupaten Banyumas dibandingkan dengan jumlah keseluruhan pelaku usaha mikro kecil di Kabupaten Banyumas. Pelayanan perizinan untuk mendapatkan NIB di Indonesia telah menerapkan sistem digital melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dengan tujuan agar pelayanan perizinan yang telah berbasis risiko dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat dimanapun dan kapanpun tanpa harus mengunjungi instansi secara offline. OSS RBA dalam pelaksanaanya di tingkat daerah dikelola oleh DPMPTSP. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana penerapan e-government melalui OSS RBA studi kasus di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan teori milik Dunleavy dengan aspeknya yaitu reintegration, need based holism dan digitization change. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan e-government melalui OSS RBA di Kabupaten Banyumas sudah baik namun belum optimal, hal tersebut dikarenakan peningkatan jumlah NIB terbit lebih banyak dibandingkan sebelum adanya sistem OSS RBA yang mempermudah, namun bersifat fluktuatif kenaikannya tidak konsisten, kemudian pada pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala seperti rendahnya literasi digital masyarakat, sistem yang belum stabil, NIB rentan untuk dimanipulasi oleh oknum tidak bertanggung jawab dan terjadi kebocoran data pengguna. Kata Kunci: e-government, Nomor Induk Berusaha, OSS RBA
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT This study began with a condition of the low number of business registration numbers (NIB) in Banyumas Regency compared to the total number of micro and small business actors in Banyumas Regency. Licensing services to obtain NIB in Indonesia have implemented a digital system through the Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) with the aim that risk-based licensing services can be easily accessed by the public anywhere and anytime without having to visit agencies offline. OSS RBA in its implementation at the regional level is managed by DPMPTSP. The purpose of this study is to see how the implementation of e-government through OSS RBA case studies in Banyumas Regency. This study uses Dunleavy's theory with its aspects, namely reintegration, need-based holism and digitization change. The method used in this study is a descriptive qualitative method. The informant selection technique uses purposive sampling. Data collection uses in-depth interviews, observation and documentation. The data analysis method used is the interactive analysis method. The results of this study indicate that the implementation of e-government through OSS RBA in Banyumas Regency is good but not optimal, this is because the increase in the number of NIBs issued is greater than before the OSS RBA system made it easier, but the increase is fluctuating and inconsistent, then in its implementation there are still several obstacles such as low digital literacy in the community, an unstable system, NIBs are vulnerable to manipulation by irresponsible individuals and user data leaks occur. Keywords: e-government, Business Identification Number, OSS RBA
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save