Home
Login.
Artikelilmiahs
47837
Update
DANI YUWAN RAHMAN
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA (STUDI KASUS PERUSAHAAN CONSUMER GOODS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PADA TAHUN 2022-2023)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengeksplorasi Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Leverage, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba (Studi pada Perusahaan Consumer Goods yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2022 – 2023). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor consumer goods yang terdaftar di BEI pada kurun waktu tahun 2022-2023. Selama periode tersebut, total populasi penelitian ini mencapai 128 perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sebagai pendekatan dalam pemilihan sampel. Penelitian ini didasarkan pada teori keagenan yang menjelaskan hubungan antara kepemilikan manajerial, leverage, ukuran perusahaan, dan manajemen laba. Konsep manajemen laba dalam konteks teori keagenan menjelaskan bahwa praktik ini dipengaruhi oleh adanya konflik kepentingan antara manajemen (agent) dan pemilik (principal). Konflik ini muncul ketika kedua pihak berusaha untuk mencapai atau mempertahankan tingkat kekayaan yang mereka inginkan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kepemilikan manajerial, leverage, dan ukuran perusahaan, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah manajemen laba. Hipotesi s pada penelitian ini adalah: (1) Kepemilikan manajerial berpengaruh negatif terhadap manajemen laba, (2) Leverage berpengaruh positif terhadap manajemen laba, dan (3) Ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Data sekunder yang digunakan mencakup laporan keuangan, dan laporan tahunan yang diperoleh dari website BEI dan website resmi perusahaan consumer goods, dari 64 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji goodness of fit, uji koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis. Dalam mengolah data, peneliti menerapkan analisis data secara kuantitatif kausal dengan memanfaatkan software IBM SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Hal ini menunjukkan bahwa kepemilikan saham oleh manajemen tidak mampu menyatukan kepentingan manajemen dengan investor, karena manajemen yang juga bertindak sebagai investor belum dapat mengendalikan perusahaan sepenuhnya. Saham yang dimiliki manajer memiliki pengaruh yang terbatas dalam pengambilan keputusan, terutama karena persentase kepemilikan saham manajerial pada perusahaan yang kecil di perusahaan. Akibatnya, manajer cenderung mengelola laba berdasarkan sudut pandang investor, bukan sebagai pemilik saham. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa leverage perusahaan tidak memengaruhi manajemen laba secara. Hal ini disebabkan karena perusahaan tidak mengandalkan utang untuk membiayai aset, sehingga manajemen laba tidak diperlukan sebagai strategi untuk menghindari risiko pembayaran kewajiban. Meskipun ada risiko terkait dengan tingkat utang yang tinggi, dimana perusahaan mungkin menghadapi ancaman ketidakmampuan membayar kewajiban, manajemen laba tidak digunakan sebagai strategi untuk menghindari risiko tersebut. Hasil yang berbeda ditunjukan ukuran perusahaan yang memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Perusahaan besar biasanya memiliki sistem pengendalian internal yang lebih baik dan pengawasan lebih ketat dari pemangku kepentingan eksternal, seperti investor dan regulator. Hal ini membatasi ruang gerak manajemen untuk melakukan praktik manajemen laba. Sistem pengendalian internal yang kuat pada perusahaan besar memastikan kepatuhan terhadap kebijakan operasional dan keuangan, sementara perhatian dari investor dan regulator membantu mengawasi praktik akuntansi. Dengan demikian, perusahaan besar cenderung lebih transparan dan akuntabel dibandingkan perusahaan kecil. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya meningkatkan transparansi pelaporan keuangan, terutama bagi perusahaan besar yang memiliki tanggung jawab lebih besar terhadap pemangku kepentingan. Pengawasan eksternal, seperti audit independen, juga perlu diperkuat untuk menjaga integritas laporan keuangan. Selain itu, perusahaan kecil dan menengah dapat belajar dari praktik tata kelola perusahaan besar untuk meningkatkan akuntabilitas dan mencegah manipulasi laporan keuangan. Hasil penelitian ini juga menyoroti pentingnya tata kelola perusahaan yang efektif, terutama dalam mengelola struktur kepemilikan manajerial dan leverage. Manajemen harus menjaga struktur keuangan yang sehat untuk memastikan stabilitas tanpa menciptakan insentif manipulasi. Temuan ini juga menggarisbawahi pentingnya tata kelola yang ketat seiring dengan pertumbuhan perusahaan, guna menciptakan lingkungan bisnis yang transparan dan terpercaya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study explores the Effect of Managerial Ownership, Leverage, and Company Size on Earnings Management (Study on Consumer Goods Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2022 - 2023). The purpose of this study was to determine the effect of managerial ownership, leverage, and company size on earnings management. The population used in this study are consumer goods sector companies listed on the IDX in the period 2022-2023. During this period, the total population of this study reached 128 companies. This study uses purposive sampling method as an approach in sample selection. This research is based on agency theory which explains the relationship between managerial ownership, leverage, firm size, and earnings management. The concept of earnings management in the context of agency theory explains that this practice is influenced by the conflict of interest between management (agent) and owners (principal). This conflict arises when both parties strive to achieve or maintain their desired level of wealth. The independent variables in this study are managerial ownership, leverage, and company size, while the dependent variable in this study is earnings management. The hypotheses in this study are: (1) Managerial ownership has a negative effect on earnings management, (2) Leverage has a positive effect on earnings management, and (3) Company size has a negative effect on earnings management. The secondary data used includes financial reports, and annual reports obtained from the IDX website and the official website of consumer goods companies, from 64 companies selected through purposive sampling method. Data analysis techniques include descriptive statistical analysis, multiple linear regression analysis, classical assumption test, goodness of fit test, determination coefficient test, and hypothesis testing. In processing data, researchers apply causal quantitative data analysis by utilizing IBM SPSS software version 30. The results showed that managerial ownership has no effect on earnings management. This shows that share ownership by management is not able to unite the interests of management with investors, because management who also acts as an investor cannot fully control the company. The shares owned by managers have limited influence in decision making, mainly due to the small percentage of managerial share ownership in the company. As a result, managers tend to manage earnings based on the point of view of investors, not as shareholders. The results also show that corporate leverage does not affect earnings management. This is because companies do not rely on debt to finance assets, so earnings management is not needed as a strategy to avoid the risk of paying liabilities. Although there are risks associated with high debt levels, where the company may face the threat of inability to pay obligations, earnings management is not used as a strategy to avoid these risks. Different results are shown by company size which has an influence on earnings management. Large companies usually have better internal control systems and tighter supervision from external stakeholders, such as investors and regulators. This limits management's room for maneuver to practice earnings management. A strong internal control system in large companies ensures compliance with operational and financial policies, while attention from investors and regulators helps oversee accounting practices. Thus, large companies tend to be more transparent and accountable than small companies. The implication of this study is the importance of improving financial reporting transparency, especially for large companies that have greater responsibilities to stakeholders. External oversight, such as independent audits, also needs to be strengthened to maintain the integrity of financial statements. In addition, small and medium-sized companies can learn from the governance practices of large companies to improve accountability and prevent financial statement manipulation. The results of this study also highlight the importance of effective corporate governance, especially in managing managerial ownership structure and leverage. Management should maintain a healthy financial structure to ensure stability without creating incentives for manipulation. The findings also underscore the importance of strict governance as the company grows, in order to create a transparent and trustworthy business environment.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save