Home
Login.
Artikelilmiahs
47741
Update
HANNA ZAKIY RAIHAN
NIM
Judul Artikel
PENGARUH JUMLAH UNIT USAHA, PDRB, INFLASI, DAN UPAH MINIMUM TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDUSTRI MIKRO DAN KECIL DI JAWA TENGAH SELAMA PANDEMI COVID-19
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pembangunan ekonomi seringkali dikaitkan dengan industrialisasi. Pandemi COVID-19 telah menyebabkan dampak yang signifikan terhadap sektor industri, terutama pada industri mikro dan kecil. Industri mikro dan kecil merupakan industri yang penting karena perannya dalam menyerap tenaga kerja dalam upaya mengatasi pengangguran di Indonesia. Provinsi Jawa Tengah memiliki jumlah industri mikro dan kecil terbesar di Indonesia, namun penyerapan tenaga kerjanya mengalami fluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari jumlah unit usaha, PDRB, Inflasi, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dan Pandemi COVID-19 sebagai variabel dummy terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Industri Mikro dan Kecil di Provinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Data didapatkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun 2018-2022 pada 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Teknik pengolahan data panel dalam penelitian ini menggunakan software Eviews 12. Hasil menunjukkan bahwa variabel jumlah unit usaha memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, Inflasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tenaga kerja. Sedangkan variabel PDRB, upah minimum, dan COVID-19 tidak mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. Implikasi dari penelitian ini yaitu meningkatnya jumlah unit usaha dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Tengah, sehingga dalam hal ini, pemerintah perlu mendukung perkembangan dari unit usaha dengan memberikan akses kredit yang lebih mudah sehingga perusahaan dapat tumbuh lebih besar dan menyerap tenaga kerja lebih banyak.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Economic development is often associated with industrialization. The COVID-19 pandemic has had a significant impact on the industrial sector, especially micro and small industries. Micro and small industry is an important industry because of its role in absorbing labor in an effort to overcome unemployment in Indonesia. Central Java Province have the largest number of Micro and Small Industries in Indonesia, meanwhile there is a fluctuation in the labor absorption. This research aims to determine the influence of the number of business units, GRDP, Inflation, Regency/City Minimum Wage (UMK), and the COVID-19 Pandemic as dummy variables on Micro and Small Industries in Central Java Province. The type of research carried out in this research is quantitative research using secondary data. Data was obtained from the Central Statistics Agency (BPS) from 2018 – 2022 in 35 districts/cities in Central Java Province. The research method used is panel data regression analysis. The panel data processing technique in this research uses Eviews 12 software. The results show that the variables number of business units have a positive and significant influence on labor absorption. Inflation have a significant but negative effect on labor absorption. Meanwhile GRDP, minimum wage, and COVID-19 variables do not affect labor absorption. The implication of the results of this study is that the increasing number of business units can increase labor absorption in Central Java Province. So in this case, the government needs to support for the growth of the business units with easier access for credits for people, therefore business can grow even more and absorb more labor.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save