Home
Login.
Artikelilmiahs
47730
Update
ZAHRAH NOOR RAFYDA
NIM
Judul Artikel
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT JAMUR K6B SIMBION NUDIBRANCHIA TERHADAP Mycobacterium smegmatis
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang : Mycobacterium smegmatis merupakan bakteri yang termasuk dalam genus Mycobacterium dan dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dan resistensi bakteri terhadap antibiotik telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Oleh karena itu, perlu dicari alternatif baru untuk mengobati infeksi bakteri ini. Jamur simbion Nudibranchia diketahui memiliki potensi sebagai agen antibakteri, namun belum banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri jamur ini terhadap M. smegmatis. Metodologi : Penelitian ini menggunakan desain eksperimental yang meliputi proses isolasi jamur, identifikasi morfologi dengan pengamatan secara makroskopis dan mikroskopis, fermentasi jamur pada media padat beras selama 21 hari, kemudian diekstraksi dengan EtOAc menggunakan shaker incubator dan diuapkan. Selanjutnya, diuji aktivitas antibakterinya terhadap M. smegmatis dan dilakukan skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan metabolit sekundernya. Hasil : Hasil identifikasi morfologi dari jamur K6B simbion Nudibranchia termasuk genus Penicilium. Ekstrak EtOAc jamur ini mampu menghambat pertumbuhan bakteri M. smegmatis dengan nilai zona hambat sebesar 11,4 ± 0,36 mm yang termasuk kategori kuat. Meskipun zona hambat jamur ini masih lebih rendah dibandingkan streptomisin sulfat pada konsentrasi yang sama (1%). Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak EtOAc jamur ini mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan fenol. Kesimpulan : Jamur Penicilium sp. K6B yang berasosiasi dengan nudibranchia mengandung beberapa metabolit aktif yang berpotensi sebagai antibakteri terhadap M. smegmatis.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Mycobacterium smegmatis is a bacterium belonging to the genus Mycobacterium and can cause infections in humans. Inappropriate use of antibiotics and bacterial resistance to antibiotics have become serious public health problems. Therefore, it is necessary to find new alternatives to treat this bacterial infection. Nudibranchia symbiont fungi are known to have potential as antibacterial agents, but not much research has been done to determine the antibacterial activity of this fungus against M. smegmatis. Methodology: This study used an experimental design that included the process of fungal isolation, morphological identification with macroscopic and microscopic observations, fungal fermentation on solid rice media for 21 days, then extracted with EtOAc using a shaker incubator and evaporated. Furthermore, its antibacterial activity was tested against M. smegmatis and phytochemical screening was carried out to determine its secondary metabolite content. Results: The results of morphological identification of the K6B fungus symbiont Nudibranchia belong to the genus Penicilium. The EtOAc extract of this fungus is able to inhibit the growth of M. smegmatis bacteria with an inhibition zone value of 11.4 ± 0.36 mm which is included in the strong category. Although the inhibition zone of this fungus is still lower than streptomycin sulfate at the same concentration (1%). The results of phytochemical screening showed that the EtOAc extract of this fungus contains alkaloid, flavonoid, and phenol compounds. Conclusion: Penicilium sp. K6B fungus associated with nudibranchia contains several active metabolites that have the potential to be antibacterial against M. smegmatis.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save