Home
Login.
Artikelilmiahs
47724
Update
UGEU MITRAZAHRYNA
NIM
Judul Artikel
Analisis Implementasi Program Pemberian Tablet Tambah Darah di Wilayah Puskesmas Purwokerto Selatan
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Banyumas dengan prevalensi anemia pada ibu hamil tertinggi adalah Puskesmas Purwokerto Selatan. Pemberian TTD telah dilakukan untuk menanggulangi anemia pada ibu hamil, termasuk di Puskesmas Purwokerto Selatan. Namun, cakupan pemberian TTD masih rendah dengan jumlah sebesar 84.8% yang merupakan cakupan terendah ke-2 di Kabupaten Banyumas. Sehingga perlu dilakukan analisis terkait implementasi program pemberian TTD pada ibu hamil di Puskesmas Purwokerto Selatan. Metodologi: Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Purwokerto Selatan pada bulan Oktober 2024 hingga Januari 2025. Dengan penentuan subyek penelitian menggunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah thematic analysis. Hasil Penelitian: Program pemberian TTD pada ibu hamil mengalami beberapa kendala. Variasi bentuk media yang digunakan dalam penyaluran informasi terbatas, SDM masih mengalami keterbatasan kapasitas dalam melaksanakan pemantauan dan pengawasan konsumsi TTD pada ibu hamil. Belum terdapat SOP khusus yang menjadi acuan pelaksanaan program. Pencatatan dan pelaporan belum sesuai dengan pedoman pemberian TTD Kemenkes RI. Kesimpulan: Implementasi program pemberian TDD pada ibu hamil ini belum berhasil karena faktor komunikasi, sumber daya, dan struktur birokrasi masih perlu diperbaiki, antara lain dengan mengkombinasikan beberapa variasi bentuk media yang digunakan dalam penyaluran informasi, dan melaksakan pencatatan dan pelaporan sesuai dengan pedoman pemberian TTD Kemenkes RI.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Purwokerto Selatan is a health center working area in Banyumas Regency with the highest prevalence of anemia in pregnant women. Blood supplementation program has been conducted to overcome anemia in pregnant women, including at Purwokerto Selatan Community Health Center. However, the coverage of blood supplementation program is still low with 84.8% which is the 2nd lowest 4coverage in Banyumas Regency. Therefore, it is necessary to conduct an analysis related to the implementation of the blood supplementation program for pregnant women at Community Health Center Purwokerto Selatan. Methods: This research was carried out at Purwokerto Selatan Health Center in October 2024 to January 2025. The research subjects were determined using purposive sampling. The data analysis used is thematic analysis. Results: The blood supplementation program for pregnant women faced several obstacles. The variety of forms of media used in information dissemination is limited, human resources still have limited capacity in carrying out monitoring and supervision of blood supplement tablets consumption in pregnant women. There is no specific SOP that serves as a reference for program implementation. Recording and reporting are not in accordance with the Ministry of Health's blood supplementation guidelines. Conclution: The implementation of this program has not been successful because the factors of communication, resources, and bureaucratic structure still need to be improved, including by combining several forms of media used in information dissemination, as well as recording and reporting in accordance with the TTD guidelines from the Ministry of Health.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save