Home
Login.
Artikelilmiahs
47676
Update
SUSI FATMA YUWITA
NIM
Judul Artikel
Strategi DinsosdaldukKBP3A Kabupaten Purbalingga dalam Penanganan Anak Yatim Piatu terdampak Covid-19
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Covid-19 memberikan dampak kesehatan, sosial, dan psikologis pada semua orang, salah satunya adalah anak. Di Kabupaten Purbalingga dari 1085 orang yang meninggal di tahun 2021 sebanyak 384 anak harus menjadi yatim, piatu dan yatim piatu. Mereka yang ditinggal oleh orangtuanya dari jumlah sampel 124 anak, berusia sekitar 11 – 15 tahun yakni SMA/SMK 27%, belum sekolah 2%, SD 40% dan SMP 31% (Azizah et.al) Rincian anak yang telah mendapatkan penanganan dari DinsosdaldukKBP3A Kabupaten Purbalingga anak yatim pada tahun 2022 sebanyak 179 anak dan tahun 2023 sebanyak 79 anak. Anak piatu pada tahun 2022 sebanyak 126 anak dan tahun 2023 sebanyak 71 anak. Sedangkan untuk anak yatim piatu pada tahun 2022 dan 2023 memiliki jumlah yang sama, yaitu 10 anak. Kehilangan orangtua membuat mereka harus dihadapkan kondisi yang ekstrem dengan kakak beradik yang masih dibawah umur, anak yang berusaha bekerja untuk memenuhi kebutuhan, wali/keluarga pengganti belum siap karena kondisi ekonomi dan merambah kepada pendidikan, ketidakberfungsian fungsi kontrol dan ketidakstabilan emosi.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisa strategi DinsosdaldukKBP3A Kabupaten Purbalingga dalam penanganan anak yatim piatu terdampak covid 19. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dan memiliki manfaat secara teoritis dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan sosiologi khususnya pada pemberdayaan masyarakat. Selain itu, memiliki manfaat praktis yang dapat digunakan sebagai suatu yang bermanfaat dan menjadi referensi bagi pembaca terutama bagi sektor pemerintah. Metode yang digunakan wawancara mendalam, observasi dan pengumpulan dokumen lainnya yang dapat mendukung penelitian ini.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang dilakukan oleh DinsosdaldukKBP3A Kabupaten Purbalingga kepada Anak Yatim Piatu terdampak covid 19 mengenai asesmen dan perencaaan yang meliputi verifikasi dan validasi; penerimaan dan komunikasi relasi; serta koordinasi dan kerjasama pembahasan rencana intervensi. Selain itu adanya intervensi yang meliputi melakukan pendampingan; pemberian bantuan sosial tunai; pemberian informasi yang berkaitan dengan determinasi diri; pemberian dukungan serta motivasi; dan pemberian rekomendasi KIS PBI dan pemberian surat rekomendasi jalur afirmasi mengenai pendidikan. Kemudian, pelaksanaan terminasi dan evaluasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Covid-19 has a health, social, and psychological impact on everyone, one of which is children. In Purbalingga Regency, out of 1085 people who died in 2021, 384 children had to become orphans, orphans and orphans. Those who were left by their parents from a sample of 124 children, aged around 11-15 years, namely 27% high school / vocational school, 2% not yet in school, 40% elementary school and 31% junior high school (Azizah et.al) Details of children who have received treatment from the DinsosdaldukKBP3A Purbalingga Regency orphans in 2022 were 179 children and in 2023 were 79 children. Orphans in 2022 were 126 children and in 2023 were 71 children. Meanwhile, for orphans in 2022 and 2023, the number is the same, namely 10 children. Losing parents makes them have to face extreme conditions with underage siblings, children who try to work to meet their needs, guardians/replacement families are not ready due to economic conditions and expanding into education, dysfunctional control functions and emotional instability.This study was conducted to determine and analyze the strategy of the DinsosdaldukKBP3A of Purbalingga Regency in handling orphans affected by Covid-19. This study uses descriptive qualitative and has theoretical benefits that can contribute to the development of sociological knowledge, especially in community empowerment. In addition, it has practical benefits that can be used as something useful and a reference for readers, especially for the government sector. The methods used are in-depth interviews, observations and collection of other documents that can support this research.The results of this study indicate that the strategy carried out by the DinsosdaldukKBP3A of Purbalingga Regency for Orphans affected by Covid-19 regarding assessment and planning includes verification and validation; acceptance and communication of relations; and coordination and cooperation in discussing intervention plans. In addition, there are interventions that include providing assistance; providing cash social assistance; providing information related to self-determination; provision of support and motivation; and provision of KIS PBI recommendations and provision of recommendation letters for affirmative pathways regarding education. Then, implementation of termination and evaluation.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save