Home
Login.
Artikelilmiahs
47650
Update
NURROHMAH
NIM
Judul Artikel
Analisis Keragaman Genetik Aksesi Makadamia (Macadamia integrifolia) Menggunakan Marka DNA Mikrosatelit
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Makadamia merupakan tanaman kacang-kacangan yang berasal dari Australia. Tanaman ini memiliki peluang dan prospek yang baik untuk dibudidayakan di Indonesia dengan nilai ekonomi yang tinggi. Namun, tanaman ini belum banyak dibudidayakan karena adanya keterbatasan informasi mengenai keragaman genetik makadamia di Indonesia. Salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan memanfaatkan teknologi marka DNA mikrosatelit sebagai dasar karakterisasi yang diperlukan dalam pemanfaatan industri serta perakitan varietas di bidang pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman dan kekerabatan genetik 80 aksesi makadamia menggunakan marka DNA mikrosatelit. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November 2023-Juli 2024 di Laboratorium Genomik, Kawasan Sains Teknologi (KST) Soekarno, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Cibinong, Bogor. Penelitian ini menggunakan 15 marka DNA mikrosatelit dan 80 sampel daun makadamia diperoleh dari Kabupaten Solok, Sumatera Barat yang terdiri dari 20 induk (I1-I20) dan 60 progeni (P1-P60). Analisis keragaman genetik dilakukan dengan evaluasi profil marka DNA mikrosatelit. Adapun kekerabatan genetik dianalisis berdasarkan evaluasi pohon filogenetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80 aksesi makadamia memiliki keragaman genetik yang cukup luas berdasarkan marka DNA polimorfis. Kekerabatan genetik berdasarkan pohon filogenetik menunjukkan aksesi terbagi menjadi 3 klaster dengan rentang nilai koefisien kemiripan 0,39-0,93 dan jarak genetik yang dihasilkan memiliki rentang nilai 0,10-0,90. Dengan demikian, 80 aksesi makadamia memiliki keragaman yang cukup luas dan kekerabatan genetik yang jauh.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Macadamia is a legume plant originating from Australia. This plant has good opportunities and prospects to be cultivated in Indonesia with high economic value. However, this plant has not been widely cultivated due to limited information on the genetic diversity of macadamia in Indonesia. One solution that can be done is to utilize microsatellite DNA marker technology as a basis for characterization needed in industrial use and variety assembly in the field of plant breeding. This study aims to determine the diversity and genetic kinship of 80 macadamia accessions using microsatellite DNA markers. This research was conducted in November 2023-July 2024 at the Genomics Laboratory, Soekarno Science Technology Area (KST), National Research and Innovation Agency (BRIN), Cibinong, Bogor. This study used 15 microsatellite DNA markers and 80 macadamia leaf samples obtained from Solok Regency, West Sumatra consisting of 20 parents (I1-I20) and 60 progeny (P1-P60). Genetic diversity analysis was carried out by evaluating the profile of microsatellite DNA markers. The genetic kinship was analyzed based on phylogenetic tree evaluation. The results showed that 80 macadamia accessions have a fairly wide genetic diversity based on polymorphic DNA markers. Genetic kinship based on phylogenetic trees shows that accessions are divided into 3 clusters with a range of similarity coefficient values of 0.39-0.9. Thus, 80 macadamia accessions have a wide diversity and distant genetic kinship.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save