Home
Login.
Artikelilmiahs
47601
Update
RACHEL SINAGA
NIM
Judul Artikel
KEBERHASILAN PELAYANAN KOMUNIKASI TATAP MUKA CUSTOMER SERVICE MOBILE KEPADA PENUMPANG DI STASIUN PURWOKERTO PADA MOMEN NATARU
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Momen Natal dan Tahun baru (Momen Nataru) menjadi momentum Masyarakat berlibur hari raya, tahun baru, dan libur sekolah. Hal ini berdampak pada kebutuhan transportasi yang efisien, nyaman dan aman. Kereta api dapat menjadi jawaban bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi darat yang efisien, nyaman dan aman. Adanya kenaikan penumpang kereta api di Stasiun Purwokerto pada peak season, maka PT KAI menyediakan Customer service Mobile dalam upaya memberikan kualitas pelayanan yang baik. Namun, jumlah penumpang yang banyak, tidak sebanding dengan jumlah CSM yang disediakan oleh PT KAI Daop 5 Purwokerto di Stasiun Purwokerto. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pelayanan komunikasi tatap muka yang terjadi pada Customer service Mobile dengan penumpang di Stasiun Purwokerto pada momen nataru. Teori Coordinated Management of Meaning (CMM) digunakan untuk mengkaji penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Terdapat para narasumber dan enam penumpang yang dijadikan informan pendukung pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah Customer service Mobile menggunakan komunikasi verbal dan non-verbal serta menerapkan aspek manajemen, koordinasi dan makna dalam interaksi yang dijalin dengan penumpang. Adanya pelayanan tatap muka yang dilakukan oleh Customer service Mobile dalam teori CMM mencerminkan identity dalam penerimaan pesan oleh penumpang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Christmas and New Year (Nataru) moments are the momentum for people to take holidays, New Year, and school holidays. This has an impact on the need for efficient, comfortable and safe transportation. Trains can be the answer for people who need efficient, comfortable and safe land transportation. With the increase in train passengers at Purwokerto Station during the peak season, PT KAI provides Customer service Mobile in an effort to provide good quality service. However, the large number of passengers is not comparable to the number of CSMs provided by PT KAI Daop 5 Purwokerto at Purwokerto Station. This study aims to examine how face-to-face communication services occur in Customer service Mobile with passengers at Purwokerto Station during the Nataru moment. The Coordinated Management of Meaning (CMM) theory is used to study this study. The method used in this study is a qualitative method with a case study approach. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. There are three key informants and six passengers who are used as supporting informants in this study. The results of this study are that Customer service Mobile uses verbal and non-verbal communication and applies aspects of management, coordination and meaning in interactions related to passengers. The existence of face-to-face services carried out by Customer service Mobile in CMM theory reflects the identity in receiving messages by passengers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save