Home
Login.
Artikelilmiahs
47565
Update
PUTRI SHAFIRA RAHMADHANI
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Beberapa Faktor Risiko Terhadap Kejadian Hipertensi di Desa Kedungwringin Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Penyakit tidak menular merupakan suatu penyakit yang bersifat menahun dan tidak bisa ditularkan dari satu individu ke individu lainnya. Salah satu jenis penyakit tidak menular yaitu hipertensi. Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala yang timbul sangat bermacam-macam pada setiap individu dan hampir sama dengan gejala penyakit lain. Untuk menghindari terjadinya hipertensi, perlu dilakukan pencegahan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi seperti kebiasaan merokok, kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan konsumsi garam berlebih, dan paparan asap rokok. Metodologi: Penellitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan menggunakan desain studi case control. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dan matching sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 80 responden. Perbandingan jumlah sampel kasus dan sampel kontrol menggunakan perbandingan 1 : 1 maka jumlah responden penelitian ini sebanyak 160 responden. Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara konsumsi garam (p=0,003) dan paparan asap rokok (p=0,035), di mana konsumsi garam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kejadian hipertensi (p=0,009). Kesimpulan: Konsumsi garam memiliki pengaruh terhadap kejadian hipertensi di Desa Kedungwringin dengan nilai OR sebesar 2,815 artinya responden yang mengkonsumsi garam > 1 sdt/hari memiliki peluang sebesar 2,815 kali lebih besar memicu terjadinya hipertensi dengan responden yang mengkonsumsi < 1 sdt/hari. Masyarakat disarankan untuk mengkonsumsi garam per hari sebanyak 5 gram/orang/hari atau setara dengan 1 sendok teh/orang/hari Kata Kunci: Hipertensi, Konsumsi Garam, Paparan Asap Rokok, Kedungwringin.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: A non-communicable disease is a disease that is chronic and cannot be transmitted from one individual to another. One type of non-communicable disease is hypertension. Hypertension is a silent killer where the symptoms that arise vary greatly in each individual and are almost the same as the symptoms of other diseases. To avoid the occurrence of hypertension, it is necessary to prevent factors that affect the incidence of hypertension such as smoking habits, lack of physical activity, excessive salt consumption habits, and exposure to cigarette smoke. Methodology: This study used a quantitative design using a case control study design. Sampling using consecutive sampling and matching sampling techniques. The sample in this study was 80 respondents. Comparison of the number of case samples and control samples using a ratio of 1: 1, the number of respondents in this study was 160 respondents. Research Results: This study shows a significant relationship between salt consumption (p=0.003) and cigarette smoke exposure (p=0.035), where salt consumption has a significant influence on the incidence of hypertension (p=0.009). Conclusion: Salt consumption has an influence on the incidence of hypertension in Kedungwringin Village with an OR value of 2.815, meaning that respondents who consume salt > 1 tsp/day have a 2.815 times greater chance of triggering hypertension with respondents who consume salt > 1 tsp/day. Keywords: Hypertension, Salt Consumption, Cigarette Smoke Exposure, Kedungwringin.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save