Home
Login.
Artikelilmiahs
47529
Update
SEKAR WULAN GAYATRI
NIM
Judul Artikel
GAMBARAN BEBAN CAREGIVER PADA KELUARGA ODGJ YANG MENGIKUTI POSYANDU JIWA DI PUSKESMAS PEKUNCEN II
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Gangguan jiwa adalah masalah atau gangguan psikologis yang ditandai dengan adanya ketidakberdayaan, gangguan proses pikir gangguan proses analisis logika, perubahan sikap, dan perilaku yang dapat mengganggu penderitanya dalam kehidupan sehari-hari. Posyandu jiwa merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani kasus gangguan jiwa. Keluarga sebagai caregiver dapat mengalami kesulitan-kesulitan dalam merawat dan mendampingi ODGJ, sehingga memungkinkan munculnya beban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran beban caregiver pada keluarga ODGJ yang mengikuti posyandu jiwa. Metodologi: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang menggunakan total sampling dengan melibatkan 39 responden. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner Burden Scale for Family Caregiver (BSFC), serta diolah dengan analisis univariat. Hasil Penelitian: Mayoritas responden berada pada kategori dewasa tengah (51,3%), berjenis kelamin perempuan (64,1%), beragama islam (100%), menjadi IRT (41%), lulusan SD (79,5%), memiliki hubungan sebagai orang tua ODGJ (59%), merawat ODGJ selama 5-10 tahun (48,7%), dan 19-24 jam dalam sehari (76,9%), serta tidak rutin berkunjung ke posyandu jiwa (69,2%). Rata-rata caregiver keluarga ODGJ yang mengikuti posyandu jiwa memiliki skor beban caregiver 29,36. Kesimpulan: Rata-rata skor beban caregiver responden adalah 29,36 dari nilai tengah skor 42, yang menunjukkan responden dalam penelitian ini mengalami beban lebih rendah dibawah nilai tengah secara teoritis dan dalam kategori yang lebih ringan dibanding penelitian-penelitian terdahulu. Hal tersebut harus menjadi perhatian bagi pihak pelayanan kesehatan untuk mengidentifikasi penyebabnya dan merumuskan intervensi yang tepat melalui pemanfaatan posyandu jiwa.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Mental disorders are psychological problems or disorders that are characterized by helplessness, thought process disorders, logical analysis processes, changes in attitudes and behavior that can interfere with the sufferer in everyday life. Mental health posyandu exists as one of the government's efforts to handle cases of mental disorders. In caring for and accompanying ODGJ, families as caregivers can experience difficulties that will create burdens. This study aims to determine the description of the burden of caregivers on ODGJ families who attend mental health posyandu Methods : Quantitative descriptive research with a cross-sectional approach using total sampling involving 39 respondents. Data was obtained by interview using the Burden Scale for Family Caregiver (BSFC) questionnaire, and processed using univariate analysis. Results: The majority of respondents were in the middle adult category (51.3%), female (64.1%), Muslim (100%), housewives (41%), elementary school graduates (79.5%), had a relationship as parents of ODGJ (59%), cared for ODGJ for 5-10 years (48.7%), and 19-24 hours a day (76.9%), and did not regularly visit the mental health post (69.2%). On average, family caregivers for ODGJ who attend mental health posyandu have a caregiver burden score of 29.36. Conclusion : The average caregiver burden score for respondents was 29.36 from a mean score of 42, which shows that respondents in this study experienced a lower burden below the theoretical mean and in a lighter category than in previous studies. This must be a concern for health services to identify the causes and formulate appropriate interventions through the use of mental health posyandu. Keyword : Caregiver burden, family caregiver, mental disorders, mental health posyandu
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save