Home
Login.
Artikelilmiahs
47509
Update
WIKA NOVENDA RAMADANI
NIM
Judul Artikel
Faktor – Faktor Paparan Pestisida yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi pada Petani Penyemprot di Desa Singasari Kecamatan Karanglewas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Penggunaan pestisida secara terus menerus dapat menimbulkan risiko pajanan pestisida yang berdampak pada masalah kesehatan seperti hipertensi. Berdasarkan data di Puskesmas Karanglewas bulan Januari - Agustus Tahun 2024, prevalensi hipertensi tertinggi berada di Desa Singasari yaitu sebanyak 785 kasus. Mayoritas penduduk Desa Singasari bekerja sebagai petani sebanyak 260 orang. Berdasarkan jumlah tersebut terdapat 33 kasus petani yang hipertensi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor – faktor paparan pestisida yang mempengaruhi kejadian hipertensi pada petani penyemprot di Desa Singasari Kecamatan Karanglewas. Metode : Penelitian kuantitatif dengan studi penelitian case control. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan perbandingan 1:2. Responden pada penelitian ini adalah petani di Desa Singasari. Instrumen pengambilan data berupa kuesioner. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat menggunakan Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil : Variabel yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada petani penyemprot yaitu waktu penyemprotan (0,007) dengan OR 8,873, arah penyemprotan (0,002) dengan OR 7,385, pemakaian alat pelindung diri (APD) (0,023) dengan OR 3,837, dan personal hygiene (0,001) dengan OR 6,912. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh adalah masa kerja (0,746). Simpulan : Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada petani penyemprot di Desa Singasari Kecamatan Karanglewas adalah waktu penyemprotan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: The continuous use of pesticides can pose a risk of pesticide exposure which has an impact on health problems such as hypertension. Based on data from the Karanglewas Health Center from January to August 2024, the highest prevalence of hypertension was in Singasari Village, which was 785 cases. The majority of Singasari Village residents work as farmers, totaling 260 people. Based on this number there are 33 cases of farmers with hypertension. The purpose of this study was to determine the factors of pesticide exposure that affect the incidence of hypertension in farmers in Singasari Village, Karanglewas District. Methods: Quantitative research with case control research study. The sampling technique was purposive sampling with a ratio of 1:2. Respondents in this study were farmers in Singasari Village. The data collection instrument was a questionnaire. Data were then analyzed using univariate analysis, bivariate using Chi-Square, and multivariate using logistic regression. Results: Variables that influence the incidence of hypertension in farmers are spraying time (0.007) with OR 8.873, spraying direction (0.002) with OR 7.385, PPE usage (0.023) with OR 3.837, and personal hygiene (0.001) with OR 6.912. While the variable that does not affect is the length of service (0.746). Conclusion: The most dominant variable affecting the incidence of hypertension in farmers in Singasari Village, Karanglewas District is spraying time.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save