Home
Login.
Artikelilmiahs
47482
Update
FADEL HASAN RAMADHAN
NIM
Judul Artikel
Internalisasi 5s Kaizen oleh Mahasiswa Sastra Jepang Universitas Jenderal Soedirman Melalui Magang
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kaizen merupakan konsep perbaikan berkelanjutan yang menjadi salah satu etos kerja utama di Jepang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk proses internalisasi kaizen, khususnya prinsip 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, dan shitsuke), oleh mahasiswa Sastra Jepang Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang melaksanakan magang di Jepang. Dengan menggunakan teori metode perubahan tiga tahap Kurt Lewin (unfreeze, change, dan refreeze), penelitian ini menganalisis pengalaman mahasiswa selama penerapan kaizen sebagai budaya kerja dengan menekankan elemen pendorong dan elemen melawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap lima mahasiswa yang magang di institusi perhotelan Jepang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami perubahan bertahap dalam perilaku kerja, seperti peningkatan efisiensi, disiplin, dan keterampilan manajerial, meskipun terdapat hambatan dalam internalisasi konsep seiso karena kurangnya motivasi dalam lingkungan mereka saat pulang ke Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman pentingnya magang sebagai sarana untuk menginternalisasikan budaya kerja Jepang, khususnya melalui konsep kaizen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Kaizen is a concept of continuous improvement that has become one of the main work ethics in Japan. This study aims to explore the form of kaizen internalization process, especially the 5S principles (seiri, seiton, seiso, seiketsu, and shitsuke), by Japanese Literature students of Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) who conducted internships in Japan. Using Kurt Lewin's three-stage change method theory (unfreeze, change, and refreeze), this study analyzes students' experiences during the implementation of kaizen as a work culture by emphasizing the driving elements and counter elements. This study used a descriptive qualitative method with in-depth interviews with five students who interned at Japanese hospitality institutions. The results showed that students experienced gradual changes in work behavior, such as increased efficiency, discipline, and managerial skills, although there were barriers in internalizing the concept of seiso due to a lack of motivation in their environment when they returned to Indonesia. This research contributes to the understanding of the importance of internships as a means to internalize Japanese work culture, particularly through the concept of kaizen.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save