Home
Login.
Artikelilmiahs
47404
Update
MUHAMMAD RIZKY RAHMAN
NIM
Judul Artikel
Nilai Indeks Morfoanatomi Ikan Lele (Clarias sp.) yang Diberi Pakan Komersial dengan Penambahan Konsentrat Protein Ikan Sapu-Sapu (Hypostomus sp.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ikan lele tergolong sebagai salah satu jenis ikan air tawar yang menjadi komoditas unggul di Indonesia namun terhalang oleh kendala yang dihadapi pembudidaya berupa tingginya harga pakan komersial. Penggunaan bahan baku pakan alternatif seperti ikan sapu-sapu yang dianggap sebagai organisme yang belum dimanfaatkan secara optimal dapat menjadi salah satu sumber protein hewani untuk mengurangi biaya produksi bahan baku pakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari perlakuan A (100% PK), B (10% KPI + 90% PK), C (20% KPI + 80% PK), dan D (30% KPI + 70% PK). Analisis data indeks hepatosomatik (IHS), indeks viscerosomatik (IVS), dan faktor kondisi dilakukan menggunakan aplikasi Microsoft Excel dan IBM SPSS Statistics. Indeks hepatosomatik (IHS) ikan lele menunjukkan nilai dengan rentang antara 2,63%-3,23% dan menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata (P > 0,05). Indeks viscerosomatik (IVS) ikan lele menunjukkan nilai dengan rentang antara 9,94%-10,83% dan menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata (P > 0,05). Faktor kondisi ikan lele pada perlakuan A adalah 1,22 ± 0,03 perlakuan B adalah 1,41 ± 0,14 perlakuan C adalah 1,44 ± 0,11 dan perlakuan D adalah 1,27 ± 0,03, serta terdapat perbedaan yang berpengaruh nyata (P < 0,05). Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah agar membuat campuran pakan menggunakan bahan perekat agar ikan yang dipelihara dapat memanfaatkan pakan dengan baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Catfish is classified as one type of freshwater fish that is a superior commodity in Indonesia but is hindered by the obstacles faced by farmers in the form of high commercial feed prices. The use of alternative feed raw materials such as plecofish, which is considered an organism that has not been optimally utilized, can be a source of animal protein to reduce the production cost of feed raw materials. The method used in this study is an experimental method with a completely randomized design consisting of treatment A (100% PK), B (10% KPI + 90% PK), C (20% KPI + 80% PK), and D (30% KPI + 70% PK). Data analysis of hepatosomatic index (HIS), viscerosomatic index (VIS), and condition factor was conducted using Microsoft Excel and IBM SPSS Statistics applications. The hepatosomatic index (HIS) of catfish showed values ranging from 2,63%-3,23% and showed results that were not significantly different (P > 0,05). The viscerosomatic index (VIS) of catfish showed values ranging from 9,94%-10,83% and showed results that were not significantly different (P > 0,05). The condition factor of catfish in treatment A is 1,22 ± 0,03 treatment B is 1,41 ± 0,14 treatment C is 1,44 ± 0,11 and treatment D is 1,27 ± 0,03, and there are differences that have a real effect (P < 0,05). Suggestions that can be given for further research are to make feed mixtures using adhesives so that the fish that are kept can utilize feed properly.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save