Home
Login.
Artikelilmiahs
47390
Update
ANISA WIJAYANTI
NIM
Judul Artikel
Gambaran Body Image Pada Ibu Hamil Usia Remaja
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Body image merupakan persepsi seseorang terhadap tubuhnya sendiri, mencakup cara mereka memandang dan menilainya secara subjektif. Perubahan bentuk tubuh, terutama pada perempuan, dapat menghasilkan penilaian positif atau negatif tergantung pada tingkat kepuasan terhadap tubuh mereka. Pada ibu hamil, perubahan fisik yang signifikan seperti peningkatan berat badan dan perubahan bentuk tubuh seringkali menjadi pemicu ketidakpuasan terhadap body image. Ketidakpuasan ini dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pola makan, kecemasan sosial, perilaku seksual, emosi, hingga hubungan sosial. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan total sampling, dan didapatkan sampel sebanyak 32 ibu hamil usia remaja. Pengambilan data dilakukan pada bulan November-Desember 2024, menggunakan kuesioner demografi dan kuesioner body image pada ibu hamil usia remaja. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat distribusi frekuensi dan persentase. Hasil Penelitian: Mayoritas responden berusia 18-20 tahun, sudah menikah, dengan pendidikan terakhir Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, merupakan primigravida yang tidak bekerja dengan pendapatan keluarga < 2.195.690, dan dengan nilai Indeks Massa Tubuh sebelum hamil normal (18,5-24,9), sebanyak 46,9% responden memiliki body image rendah, dengan rata-rata terendah pada aspek evaluasi penampilan. Kesimpulan: Ibu hamil usia remaja mayoritas memiliki body image rendah. Kata Kunci: Body Image, Kehamilan remaja, Remaja
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Body image is an individual's perception of their own body, including how they view and evaluate it subjectively. Physical changes, particularly in women, can result in either positive or negative evaluations depending on their level of satisfaction with their bodies. For pregnant women, significant physical changes such as weight gain and alterations in body shape often trigger dissatisfaction with their body image. This dissatisfaction can impact various aspects of life, including eating habits, social anxiety, sexual behavior, emotions, and social relationships. Methodology: This study employed a descriptive quantitative method. The sampling technique used was total sampling, resulting in 32 pregnant adolescents as the study sample. Data collection was conducted in November-December 2024 using demographic questionnaires and body image questionnaires for pregnant adolescents. Data analysis utilized univariate analysis with frequency and percentage distribution. Results: The majority of respondents were aged 18-20 years, married, had completed junior high school/Madrasah Tsanawiyah, were unemployed primigravida, had a family income below 2,195,690, and had a normal pre-pregnancy Body Mass Index (18.5-24.9). A total of 46.9% of respondents had a low body image, with the lowest average score in the aspect of appearance evaluation. Conclusion: The majority of respondents were aged 18-20 years, married, had completed junior high school/Madrasah Tsanawiyah, were unemployed primigravida, had a family income below 2,195,690, and had a normal pre-pregnancy Body Mass Index (18.5-24.9). A total of 46.9% of respondents had a low body image, with the lowest average score in the aspect of appearance evaluation. Keywords: Most pregnant adolescents have a low body image
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save