Home
Login.
Artikelilmiahs
4738
Update
ZULFIKAR WISNUBROTO
NIM
Judul Artikel
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP MAKSUD DAN FUNGSI PENJUALAN (LELANG) BARANG GADAI PADA P.T. PEGADAIAN CABANG BEKASI (Pergeseran antara hukum tradisional menuju hukum modern)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pegadaian adalah lembaga keuangan bukan bank yang melaksanakan fungsi penyaluran keuangan kepada masyarakat dengan menggunakan hukum gadai, khususnya kepada masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah. Keberadaannya sangat dibutuhkan karena membantu masyarakat dalam penyediaan uang tunai dengan prosedur yang mudah, praktis, cepat dan sederhana, tanpa harus kehilangan barang miliknya. Secara umum dapat dikatakan bahwa terdapat pluralisme pengaturan dan praktek gadai di Indonesia, yaitu : gadai dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), gadai dalam hukum adat dan gadai di Pegadaian. Penulisan ini bermaksud mengupas mengenai pelelangan barang gadai di Pegadaian sebagai salah satu bentuk transformasi dari hukum tradisional ke hukum modern. Selain itu penulis bermaksud meluruskan berbagai pemahaman yang seringkali keliru atau rancu dalam memahami aspek hukum gadai di Pegadaian yang mana dalam berbagai tulisan yang penulis baca pada umumnya para penulis mencampur adukkan antara gadai di Pegadaian dengan gadai dalam KUH Perdata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pegadaian is a non-bank financial institutions that implementing functions of the financial distribution to the public by using the law of pledge, especially to the middle and lower economic classes. Its existence is needed because it helps the public in the provision of cash with easy procedures, practically, fast and simple, without losing their possessions. In general it can be said that there is pluralism pawn regulation and practices in Indonesia, that is : pawn in the Code of Civil Law (Civil Law), the customary law pawn and pawn at the Pegadaian. This research intends to peel the pawn auctions in Pegadaian as a form of transformation from traditional to modern constitutional law. In addition the authors intend to rectifying the various interpretations that are often mistaken or confused in understanding the legal aspects of pawn in which the Pegadaian in the writings of the authors read the authors generally confuses the pawn in Pegadaian with pawn in the Civil Law.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save