Home
Login.
Artikelilmiahs
47349
Update
ALIF NUR IFANDI
NIM
Judul Artikel
PROSES KREATIF SHODOUKA (SENIMAN KALIGRAFI JEPANG) PADA TOKOH SEISHUU HANDA DALAM ANIME BARAKAMON KARYA SUTRADARA MASAKI TACHIBANA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana proses kreatif shodouka, atau seniman kaligrafi Jepang pada tokoh Seishuu Handa dalam anime Barakamon yang disutradarai oleh Masaki Tachibana. Data penelitian ini diambil dari keseluruhan 12 episode anime Barakamon. Dengan pendekatan kualitatif serta metode observasi, penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen yang membentuk proses kreatif Handa, termasuk aktivitas, pengaruh lingkungan, pengalaman pribadi, dan interaksi dengan tokoh lain. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kreativitas milik Graham Wallas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kreatif Handa sejalan dengan teori milik Wallas tersebut yang meliputi empat tahapan yaitu preparasi, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Tahap preparasi dilalui Handa dengan melakukan persiapan, analisis awal, dan latihan. Pada tahap inkubasi Handa melakukan rekreasi dan relaksasi diri. Pada tahap iluminasi Handa hanya menunggu inspirasi datang dengan sendirinya. Pada tahap verifikasi Handa melakukan validasi karya kepada individu lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Handa sebagai shodouka mampu menghasilkan kaligrafi berkualitas setelah melewati empat tahap proses kreatif dalam pembuatannya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to reveal the creative process of shodouka, or Japanese calligraphy artist, Seishuu Handa in the Barakamon anime directed by Masaki Tachibana. The data for this research was taken from all 12 episodes of the Barakamon anime. Using a qualitative approach and observation method, this study identifies the elements that shape Handa's creative process, including activities, environmental influences, personal experiences, and interactions with other characters. The theory used in this research is Graham Wallas' theory of creativity. The results show that Handa's creative process is in line with Wallas' theory, which includes four stages: preparation, incubation, illumination, and verification. Handa went through the preparation stage by doing preparation, initial analysis, and practice. At the incubation stage Handa did recreation and self-relaxation. At the illumination stage, Handa waits for inspiration to come to her. At the verification stage, Handa validates his work with other individuals. The conclusion of this research is that Handa as a shodouka is able to produce quality calligraphy after passing through the four stages of the creative process in making it.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save