Home
Login.
Artikelilmiahs
47308
Update
PERI PRAYUNIDINILA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KONSENTRASI AIR KELAPA (Cocos nucifera) TERHADAP MASKULINISASI IKAN LELE (Clarias sp.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Konsentrasi Air Kelapa (Cocos nucifera) Terhadap Maskulinisasi Ikan Lele (Clarias sp.)”. Teknik maskulinisasi seringkali memanfaatkan hormon sintetik 17α-metiltestosteron Penggunaan hormon 17α- metiltestosteron telah dilaporkan dapat menimbulkan efek penyebab kanker pada ikan konsumsi dan berpotensi mencemari lingkungan, sehingga mempengaruhi keamanan pangan dan kelestarian lingkungan. Salah satu contoh bahan alami yang dapat digunakan dalam maskulinisasi adalah air kelapa. Air kelapa mengandung kalium dimana kalium dapat berperan dalam pengarahan difrensiasi seksual melalui modulasi sirkulasi testosteron dan regulasi aktivitas androgenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air kelapa muda dengan konsentrasi berbeda terhadap keberhasilan maskulinisasi larva ikan lele. Metode yang digunakan yaitu menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan dengan konsentrasi A (kontrol), B (20%), C (30%), D (40%) air kelapa muda. Hasil penelitian ini adalah persentase jantan dan tingkat kelulushidupan ikan lele. Persentase ikan lele jantan terendah terdapat pada perlakuan A sebesar 38,64%dan tertinggi pada perlakuan C sebesar 71,92%. Tingkat kelulushidupan pada saat setelah perendaman terendah terdapat pada perlakuan D sebesar 79%. Tingkat kelulushidupan terendah setelah pemeliharaan selama 70 hari terdapat pada perlakuan A sebesar 20%dan tertinggi pada perlakuan C sebesar 34%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study is titled "The Effect of Coconut Water (Cocos nucifera) Concentration on the Masculinization of Catfish (Clarias sp.)". Masculinization techniques often utilize the synthetic hormone 17α-methyltestosterone, which has been reported to have carcinogenic effects on consumable fish and poses environmental contamination risks, affecting food safety and sustainability. One natural alternative for masculinization is coconut water, which contains potassium. Potassium plays a role in directing sexual differentiation by modulating testosterone circulation and regulating androgenic activity. This study aims to determine the effect of young coconut water at different concentrations on the success of catfish larval masculinization. The method used was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and four replications. The treatments consisted of A (control), B (20%), C (30%), and D (40%) young coconut water. The results measured were the percentage of male fish and survival rate. The lowest percentage of male catfish was found in treatment A (38.64%), while the highest was in treatment C (71.92%). The lowest survival rate after immersion was in treatment D (79%). After 70 days of maintenance, the lowest survival rate was observed in treatment A (20%), while the highest was in treatment C (34%).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save