Home
Login.
Artikelilmiahs
47299
Update
DESTRA ANDREA FADILLAH RIYADI
NIM
Judul Artikel
PERSEPSI GURU DI KECAMATAN KEMRANJEN TERHADAP AGRO WISATA TUNGGUL MAS SEBAGAI PRASARANA PENDIDIKAN LUAR KELAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Agro Wisata Tunggul Mas merupakan destinasi wisata berbasis perkebunan kelapa yang memiliki potensi untuk mendukung kegiatan pendidikan luar kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru di Kecamatan Kemranjen terhadap penggunaan Agro Wisata Tunggul Mas sebagai prasarana pendidikan luar kelas. Metodologi Penelitian: Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari guru PJOK, pengelola Agro Wisata Tunggul Mas, dan siswa. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa guru melihat Agro Wisata Tunggul Mas dinilai baik sebagai prasarana pendidikan luar kelas. Penilaian didasarkan pada tiga aspek yaitu sarana prasarana, aksesibilitas dan keamanan. Dengan sebagian besar guru belum pernah melaksanakan pendidikan luar kelas di Agro Wisata Tunggul Mas. Sebagian besar guru merekomendasikan peningkatan fasilitas, aksesibilitas, dan keamanan di Agro Wisata Tunggul Mas agar dapat lebih optimal mendukung kegiatan pendidikan luar kelas bagi siswa dan guru. Kesimpulan: Hasil analisis data Agro Wisata Tunggul Mas memenuhi aspek-aspek yang mendukung untuk dijadikan sebagai prasarana pendidikan luar kelas, antara lain Agro Wisata Tunggul Mas memenuhi sarana dan prasarana, aksesibilitas, dan keamanan, dapat disimpulkan bahwa Agro Wisata Tunggul Mas baik digunakan untuk sebagai prasarana pendidikan luar kelas. Tetapi perlu diadakannya peningkatan aspek sarana prasarana, aksesibilitas dan keamanan agar lebih optimal untuk mendukung kegiatan pendidikan luar kelas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Agro Wisata Tunggul Mas is a coconut plantation-based tourist destination with the potential to support outdoor education activities. This study aims to explore teachers' perceptions in Kemranjen District regarding the utilization of Agro Wisata Tunggul Mas as a facility for outdoor education. Methodology: This research employs a qualitative descriptive method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The informants consist of PJOK teachers, Agro Wisata Tunggul Mas managers, and students. Results: The findings indicate that teachers perceive Agro Wisata Tunggul Mas as a suitable facility for outdoor education. The evaluation is based on three aspects: facilities, accessibility, and safety. However, most teachers have not yet conducted outdoor education at Agro Wisata Tunggul Mas. They recommend improvements in facilities, accessibility, and safety to optimize the site's potential in supporting outdoor education activities for students and teachers. Conclusion: Data analysis shows that Agro Wisata Tunggul Mas meets the aspects necessary to be used as a facility for outdoor education, including adequate facilities, accessibility, and safety. It can be concluded that Agro Wisata Tunggul Mas is a viable option for outdoor education. However, improvements in facilities, accessibility, and safety are necessary to better support outdoor education activities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save