Home
Login.
Artikelilmiahs
47195
Update
SARIULI ROSALINA SAGALA
NIM
Judul Artikel
The Effect of Government Expenditure on Economic Growth With Regional Competitiveness Index As a Moderating Variable
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini menganalisis dampak pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi dengan Indeks Daya Saing Daerah (IDS) sebagai variabel moderasi pada 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah selama periode 2019-2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data panel, meliputi uji Chow, uji Hausman, dan regresi moderasi. Data diperoleh dari sumber resmi, termasuk Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Badan Pusat Statistik, dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah memiliki pengaruh yang bervariasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Belanja modal memiliki pengaruh positif dan signifikan, dimana peningkatan sebesar Rp1 juta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar Rp24,64 juta. Sebaliknya, belanja pegawai memiliki pengaruh negatif dan signifikan, dimana peningkatan sebesar Rp1 juta dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi sebesar Rp1,59 juta. Sementara itu, belanja barang dan jasa tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebagai variabel moderasi, RCI tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam memperkuat atau memperlemah hubungan antara pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa efektivitas pengeluaran pemerintah belum optimal, terutama pada daerah yang memiliki daya saing rendah. Namun demikian, RCI tetap menjadi indikator penting dalam menilai potensi daerah untuk mengefektifkan kebijakan fiskal. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada para pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan alokasi anggaran.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research analyzes the impact of government expenditure on economic growth with the Regional Competitiveness Index (RCI) as a moderating variable in 35 regencies/cities in Central Java Province during the period of 2019-2023. This study employs a quantitative method with panel data analysis, including Chow test, Hausman test, and moderation regression. Data were obtained from official sources, including the Directorate General of Treasury, Central Statistics Agency, and Directorate General of Financial Balance. The results indicate that government expenditure has varying effects on economic growth. Capital expenditure has a positive and significant influence, where an increase of Rp1 million can boost economic growth by Rp24.64 million. Conversely, employee expenditure has a significant negative effect, with an increase of Rp1 million reducing economic growth by Rp1.59 million. Meanwhile, goods and services expenditure does not show a significant effect on economic growth. As a moderating variable, RCI does not demonstrate a significant influence in strengthening or weakening the relationship between government expenditure and economic growth. This indicates that the effectiveness of government expenditure has not been optimal, particularly in areas with low competitiveness. However, RCI remains an important indicator in assessing the potential of regions to effectively leverage fiscal policy. This research provides recommendations for policymakers to optimize budget allocation to support more equitable and sustainable economic growth in Central Java.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save