Home
Login.
Artikelilmiahs
47159
Update
MIRANDA THEODORA SIAHAAN
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI PEMENUHAN HAK-HAK LANSIA DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI PANTI JOMPO (Studi di Panti Wreda Budi Dharma Kasih Purbalingga)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Panti jompo merupakan salah satu tempat pelayanan kesejahteraan bagi para lansia. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemenuhan hak-hak lansia dalam pelayanan kesehatan di panti jompo dan faktor- faktor yang memengaruhi implementasinya di Panti Wreda Budi Dharma Kasih Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan metode pendekatan kualitatif, metode pendekatan analisis yuridis sosiologis, dan spesifikasi penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari wawancara dan studi pustaka, dengan informan yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling. Metode pengolahan data meliputi reduksi data, display data, dan kategorisasi data. Penyajian data dalam bentuk matriks kualitatif dan teks naratif. Analisis data dengan metode analisis kualitatif content analysis dan comparative analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak-hak lansia dalam pelayanan kesehatan di Panti Wreda Budi Dharma Kasih Purbalingga telah terimplementasikan dengan baik. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan parameter sebagai berikut: pemberian tempat tinggal yang layak sudah diterapkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi lansia; jaminan hidup berupa makan, pakaian, pemeliharaan kesehatan telah terpenuhi sesuai dengan kebutuhan lansia; pengisian waktu luang termasuk rekreasi telah dilaksanakan untuk mendukung kualitas hidup lansia dalam hal kesehatan mental; bimbingan mental, sosial, keterampilan, agama telah dilaksanakan melalui berbagai kegiatan bimbingan yang mendukung kesehatan jiwa, interaksi sosial, keterampilan dan kebutuhan spiritual lansia; dan pengurusan pemakaman atau sebutan lain telah dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab dan koordinasi. Faktor-faktor yang memengaruhi implementasi tersebut dapat dibedakan menjadi 2 (dua) faktor yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat yang dapat digolongkan sebagai faktor hukum, faktor penegak hukum, faktor sarana atau fasilitas, dan faktor masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
A nursing home as one of the welfare service place for the eldery. Based on this, this research aims to analyze the implementation of fulfilling the elderly rights in healthcare services at the nursing home and the factors influencing its implementation at Purbalingga Budi Dharma Kasih Nursing Home. This study is an empirical juridical research with a qualitative approach, using juridical- sociological analysis, and descriptive research specification. The data used includes primary and secondary data obtained from interviews and literature studies, with informants selected through purposive and snowball sampling. Data processing methods include data reduction, data display, and data categorization. Data presentation is in the form of qualitative matrices and narrative text. Data analysis uses qualitative methods such as content analysis and comparative analysis. The research results indicate that the fulfillment of elderly rights in healthcare services at Purbalingga Budi Dharma Kasih Nursing Home has been well implemented. This can be proven with the following parameters: the provision of decent housing has been optimally implemented and provides benefits for the elderly; basic needs such as food, clothing, and healthcare have been met according to the needs of the elderly; leisure activities, including recreation, have been carried out to support the quality of life of the elderly in terms of mental health; guidance in mental, social, skill, and religious aspects has been carried out through various counseling activities that support mental health, social interaction, skills, and spiritual needs of the elderly; and the management of funerals or other similar arrangements has been carried out with full responsibility and coordination. The factors influencing this implementation can be categorized into 2 (two) factors: supporting factors and inhibiting factors, which can be classified as legal factors, law enforcement factors, facilities or infrastructure factors, and community factors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save