Home
Login.
Artikelilmiahs
47110
Update
NABILA PUTRI ARELIA
NIM
Judul Artikel
AKSESIBILITAS MASYARAKAT MISKIN PADA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI KABUPATEN BANYUMAS (Studi Kasus di Kelurahan Kedungwuluh dan Desa Limpakuwus)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kesehatan merupakan salah satu indikator utama kesejahteraan suatu bangsa. Program jaminan kesehatan seperti JKN di Indonesia bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat termasuk masyarakat miskin memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aksesibilitas masyarakat miskin pada program JKN di Kabupaten Banyumas dengan studi kasus di Kelurahan Kedungwuluh dan Desa Limpakuwus melalui penilaian aksesibilitas menurut Sheth dan Sisodia serta Reza A.A. Watimena yang terdiri dari dua aspek. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan penelitian berdasarkan kedua aspek aksesibilitas, yaitu sebagai berikut: (1) Ketersediaan, instansi-instansi yang terlibat dalam penyelenggaraan program JKN telah memberikan ketersediaan akses yang baik bagi masyarakat miskin di Kabupaten Banyumas dalam mengakses JKN, hanya saja masih ada hambatan di proses penerimaan informasi seputar JKN (2) Kemudahan, kemudahan akses bagi masyarakat miskin di Kabupaten Banyumas dalam program JKN sudah baik, hanya saja masih ada hambatan dipendataan masyarakat pada DTKS.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Health is one of the primary indicators of a nation's welfare. Health insurance programs such as JKN in Indonesia aim to ensure that all societal groups, including the poor, have access to adequate healthcare services. This study aims to describe the accessibility of the poor to the JKN program in Banyumas Regency, using a case study in Kedungwuluh Village and Limpakuwus Village. The study evaluates accessibility based on the framework of Sheth and Sisodia, as well as Reza A.A. Watimena, which consists of two aspects. This research employs a qualitative descriptive method, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The findings of the study, based on the two aspects of accessibility, are as follows: (1) Availability, institutions involved in the implementation of the JKN program have provided good availability of access for the poor in Banyumas Regency to the program. However, there are still obstacles in the dissemination of information regarding JKN. (2) Ease of Access, the ease of access for the poor in Banyumas Regency to the JKN program is generally good, although challenges remain in the population data collection process for the DTKS.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save