Home
Login.
Artikelilmiahs
47092
Update
NEILIL ALZANA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH SUBSTITUSI BUNGKIL KEDELAI MENGGUNAKAN AMPAS TAHU DAN PEMBERIAN PREMIKS VITAMIN-MINERAL TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN PROTEIN PAKAN DOMBA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul pengaruh substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu dan pemberian premiks vitamin-mineral terhadap konsumsi dan kecernaan protein pakan domba. Latar Belakang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu dan pemberian premiks vitamin-mineral terhadap konsumsi dan kecernaan protein pakan domba telah dilaksanakan pada 11 Maret – 16 Agustus 2024. Materi dan Metode. Pakan yang diberikan berupa konsentrat (75%) dan jerami padi amoniasi (25%). Metode eksperimental secara in vivo menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 2. Faktor A adalah substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu yaitu 0% (a0), 5% (a1), dan 10% (a2). Faktor B adalah taraf pemberian premiks vitamin-mineral yaitu 0% (b0) dan 0,5% (b1) dari BK pakan. Hasil. Rata-rata konsumsi protein pada penelitian ini yaitu sebesar 84,65 – 108,04 gram/ekor/hari. Rata-rata kecernaan protein pakan yaitu sebesar 37,77% - 61,99%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu dengan pemberian premiks vitamin mineral berpengaruh tidak nyata terhadap konsumsi dan kecernaan protein pakan (P<0,05). Namun demikian, substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu berpengaruh sangat nyata (P>0,01) terhadap konsumsi dan kecernaan protein pakan. Pemberian premiks vitamin-mineral tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi dan kecernaan protein. Hasil uji BNJ konsumsi protein tertinggi tercapai pada domba yang diberi pakan substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu 50% (a1) sebesar 108,21 gram/ekor/hari serta meningkatkan konsumsi protein kasar sebesar 21,44% dibandingkan dengan pakan tanpa substitusi ampas tahu 0%. Domba yang diberi pakan dengan substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu 50% (a1) memiliki kecernaan protein tertinggi sebesar 61,81% dan mampu meningkatkan kecernaan protein sebesar 15,36% dibandingkan dengan substitusi bungkil kedelai menggunakan ampas tahu 0% (a0). Simpulan. Ampas tahu dapat menggantikan 50% bungkil kedelai tanpa premiks vitamin-mineral ditinjau berdasarkan konsumsi dan kecernaan protein pakan domba.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study is entitled the effect of soybean meal substitution using tofu dregs and the provision of vitamin-mineral premix on the consumption and digestibility of sheep feed protein. Background. This study aims to determine the effect of the interaction of soybean meal substitution using tofu dregs and the provision of vitamin-mineral premix on the consumption and digestibility of sheep feed protein which was carried out on March 11 - August 16, 2024. Materials and Methods. The feed given was in the form of concentrate (75%) and ammoniated rice straw (25%). The in vivo experimental method used a Completely Randomized Design (CRD) with a 3 x 2 factorial pattern. Factor A is the substitution of soybean meal using tofu dregs, namely 0% (a0), 5% (a1), and 10% (a2). Factor B is the level of vitamin-mineral premix administration, namely 0% (b0) and 0.5% (b1) of feed BK. Results. The average protein consumption in this study was 84.65 - 108.04 grams/head/day. The average digestibility of feed protein was 37.77% - 61.99%. The results showed that the interaction between soybean meal substitution using tofu dregs and the provision of vitamin mineral premix had no significant effect on the consumption and digestibility of feed protein (P <0.05). However, the substitution of soybean meal using tofu dregs had a very significant effect (P> 0.01) on the consumption and digestibility of feed protein. The provision of vitamin-mineral premix had no significant effect (P <0.05) on the consumption and digestibility of protein. The results of the BNJ test of the highest protein consumption were achieved in sheep fed soybean meal substitution using 50% tofu dregs (a1) of 108.21 grams/head/day and increased crude protein consumption by 21.44% compared to feed without 0% tofu dregs substitution. Sheep fed with soybean meal substitution using 50% tofu dregs (a1) had the highest protein digestibility of 61.81% and were able to increase protein digestibility by 15.36% compared to soybean meal substitution using 0% tofu dregs (a0). Conclusion. Tofu dregs can replace 50% soybean meal without vitamin-mineral premix reviewed based on the consumption and digestibility of sheep feed protein. Keywords : Soybean Meal, Tofu dregs, Vitamin-Mineral Premix, Protein Consumption, Protein Digestibility.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save