Home
Login.
Artikelilmiahs
47081
Update
FARADILA DWI YUNIZAR
NIM
Judul Artikel
Peran UNICEF dalam Mengatasi Online Sexual Abuse Exploitation of Children (OSAEC) di Filipina Tahun 2020-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengkaji peran UNICEF dalam mengatasi Online Sexual Abuse and Exploitation of Children (OSAEC) di Filipina pada 2020-2023 sebagai organisasi internasional yang berfokus pada perlindungan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis data sekunder dari laporan organisasi, buku, artikel, dokumen terkait, maupun sumber dari internet. Melalui pendekatan teori organisasi internasional Clive Archer, penelitian ini menganalisis peran UNICEF sebagai arena, instrumen, dan aktor independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran UNICEF berhasil dan berkontribusi sebagai arena, UNICEF memfasilitasi kerja sama lintas sektoral melalui program SaferKidsPH. Sebagai instrumen, UNICEF mendukung advokasi kebijakan seperti Republic Act No. 11930 dan menggalang sumber daya dari donor publik serta hibah dari pemerintah Australia. Sebagai aktor independen, UNICEF mempublikasikan laporan dan penelitian untuk meningkatkan pemahaman tentang OSAEC. UNICEF secara efektif menjalankan perannya sebagai aktor organisasi internasional serta memberikan kontribusi nyata dalam upaya mengatasi OSAEC di Filipina pada 2020-2023.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study examines UNICEF's role in addressing Online Sexual Abuse and Exploitation of Children (OSAEC) in the Philippines from 2020 to 2023 as an international organization focused on child protection. This research employs a descriptive qualitative method based on secondary data from organizational reports, books, articles, related documents, and internet sources. Using Clive Archer's international organization theory, this study analyzes UNICEF's role as an arena, instrument, and independent actor. The findings indicate that UNICEF has successfully and significantly contributed to addressing OSAEC. As an arena, UNICEF facilitates cross-sectoral collaboration through the SaferKidsPH program. As an instrument, UNICEF supports policy advocacy, such as Republic Act No. 11930, and mobilizes resources from public donors and grants from the Australian government. As an independent actor, UNICEF publishes reports and studies to enhance understanding of OSAEC. UNICEF has effectively fulfilled its role as an international organization actor and made a significant contribution to combating OSAEC in the Philippines from 2020 to 2023.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save