Home
Login.
Artikelilmiahs
47012
Update
MOCHAMAD ZIDQI DAFFA
NIM
Judul Artikel
Prevalensi dan Karakteristik Penderita HIV/AIDS Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Tahun 2022-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang : Virus HIV adalah masalah kesehatan global yang signifikan yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) pada tahap lanjut. Pada tahun 2023, terdapat sekitar 1,3 juta kasus baru di seluruh dunia, dan Indonesia mengalami peningkatan kasus yang cukup signifikan, terutama di Jawa Tengah dan Banyumas. Tujuan : Mengetahui prevalensi dan karakteristik penderita HIV/AIDS di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo tahun 2022-2023. Metode : Dengan menggunakan pendekatan observasional deskriptif cross sectional, penelitian ini akan mengumpulkan data pasien baru HIV/AIDS dari tahun 2022 hingga 2023, dengan fokus pada total kasus, usia, jenis kelamin, pekerjaan, kelompok risiko, dan cara penularan. Data akan bersumber dari website SIHA di poli VCT RSUD Margono Soekarjo. Hasil :Total kasus baru HIV/AIDS di RSUD Margono Soekarjo tahun 2023 meningkat dari tahun 2022 dengan selisih sebesar 1,6%. Prevalensi HIV/AIDS di RSUD Margono meningkat 0,01% di tahun 2023 dari tahun 2022. Usia penderita yang mendominasi kasus baru tersebut yaitu usia 25-49 tahun namun angkanya turun 1,2% di tahun 2023. Jenis Kelamin penderita HIV/AIDS yang mendominasi yaitu laki-laki, namun angkanya naik 7,6% di tahun 2023. Karyawan menjadi pekerjaan yang paling banyak dimiliki oleh penderita baru HIV/AIDS di Margono, namun angkanya naik 5,4% di tahun 2023. Kelompok risiko yang paling banyak pada kasus baru HIV/AIDS di Margono yaitu populasi umum dan angkanya naik 1,9% di tahun 2023 dari tahun sebelumnya. Cara penularan melalui hubungan seksual pada heteroseksual menjadi penularan yang paling sering terjadi dan angkanya naik 4,71% di tahun 2023 dari tahun 2022. Kesimpulan : Terdapat kenaikan kasus baru HIV/AIDS di RSUD Margono tahun 2023 dibanding tahun 2022 yang didominasi oleh kelompok usia 25-49 tahun, penderita laki-laki, pekerjaan karyawan, kelompok populasi umum, dan penularan melalui hubungan seksual heteroseksual.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: HIV virus is a significant global health problem that attacks the immune system and can cause Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) in advanced stages. By 2023, there will be approximately 1.3 million new cases worldwide, and Indonesia is experiencing a significant increase in cases, especially in Central Java and Banyumas. Objective: To determine the prevalence and characteristics of HIV/AIDS patients at Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital in 2022-2023. Methods: Using a cross sectional descriptive observational approach, this study will collect data on new HIV/AIDS patients from 2022 to 2023, focusing on total cases, age, gender, occupation, risk groups, and mode of transmission. Data will be sourced from the SIHA website at the VCT clinic of Margono Soekarjo Hospital. Results:The total number of new HIV/AIDS cases in RSUD Margono Soekarjo in 2023 increased from 2022 with a difference of 1.6%. The prevalence of HIV/AIDS in RSUD Margono Soekarjo increased by 0.01% in 2023 from 2022. The age of the patients who dominated the new cases was 25-49 years old but the number decreased by 1.2% in 2023. The dominating gender of HIV/AIDS sufferers is male, but the number will increase by 7.6% in 2023. Employees are the most common occupation for new HIV/AIDS patients in Margono, but the number will increase by 5.4% in 2023. The most common risk group for new HIV/AIDS cases in Margono is the general population and the number increased by 1.9% in 2023 from the previous year. The mode of transmission through sexual intercourse in heterosexuals is the most common transmission and the number increased by 4.71% in 2023 from 2022. Conclusion: There was an increase in new HIV/AIDS cases at Margono Hospital in 2023 compared to 2022 which was dominated by the age group 25-49 years, male patients, employee occupations, general population groups, and transmission through heterosexual intercourse.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save