Home
Login.
Artikelilmiahs
4701
Update
IMAMA NISA AL HUSNA
NIM
Judul Artikel
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK RHIZOMA KUNYIT (Curcuma domestica) SEBAGAI BIOFUNGISIDA PENGENDALI damping off PADA BIBIT TANAMAN CABAI (Capsicum annum L)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tanaman kunyit memiliki banyak manfaat salah satunya yaitu kandungan kurkuminoid sebagai anti fungi yang diaplikasikan pada bibit tanaman cabai yang diketahui sering terserang damping off. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak rhizoma kunyit terhadap intensitas penyakit damping off pada bibit tanaman cabai dan kosentrasi ekstrak rhizoma kunyit yang efektif untuk menekan penyakit damping off pada bibit tanaman cabai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 36 unit percobaan pada pemberian ekstrak rhizoma kunyit pada benih cabai. Bibit yang ditanam diberi patogen Rhizoctonia solani (penyebab damping off). Aplikasi awal ekstrak rhizoma kunyit dilakukan dengan cara merendam biji tanaman cabai selama 12 jam pada larutan ekstrak. Perlakuan selanjutnya dilakukan tujuh hari setelah aplikasi inokulum patogen R. solani dengan cara menyemprotkan ekstrak rhizoma kunyit dengan kosentrasi 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, 40%, 45%, 50% dan 55%. Pengamatan dilakukan hingga bibit siap dipindah ke media tanam yang lain atau bibit sudah berumur satu bulan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Analisis ragam (Uji F) tingkat kepercayaan 95% dan 99% kemudian dilanjutkan dengan Uji BNJ. Hasil menunjukkaan bahwa ekstrak rhizoma kunyit efektif menekan intensitas penyakit damping off pada bibit tanaman cabai. Kosentrasi ekstrak rhizoma kunyit 25% efektif untuk menekan penyakit damping off pada bibit tanaman cabai.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Turmeric has many benefit one of them is the content of curcuminoids as anti-fungal which applied to chili seedling sane frequently attacked by damping off. The purpose of this research is to find out the effect of turmeric rhizome extract on the intensity of damping off disease on chili seedling sand the effective extract of turmeric rhizome concentration to suppress damping off disease on chili seedlings. The research method that will be used is an experimental method by Completely Randomized Design (CRD), which consist of 36 experimental units on turmeric rhizome extract on chili seedlings. The seedlings that were planted given pathogen Rhizoctonia solani (damping off cause). The initial application of turmeric rhizome extract was done by soaking the chili for 12 hours in the extract solution. The next treatment was done for seven days after the application of pathogen inoculums R. solani by sparing extract of turmeric rhizome with concentration of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, 40%, 50%, and 55%. Data obtained analyzed by using analysis variegated (Test F) the level of trust 95 % and 40 % and continued with Test BNJ. The observations were done until the seedlings are ready to be moved to another planting medium or one month old planting seeds. The result showed that extract of turmeric rhizome was effective in suppressing the intensity of damping off disease in chili seedlings. The concentration of turmeric rhizome extract 25% was effective to suppress damping off disease in chili seedlings.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save