Home
Login.
Artikelilmiahs
46995
Update
FARIQAH KHANSA SALSABILA
NIM
Judul Artikel
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Karanglewas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Hipertensi menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia dengan persentase sebesar 35% dari total kematian. BPJS Kesehatan berupaya meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi melalui Prolanis. Namun, tingkat pemanfaatannya masih rendah seperti pada Puskesmas Karanglewas. Berbagai faktor seperti pengetahuan, dukungan keluarga, akses informasi layanan, status pekerjaan, pendapatan, kualitas pelayanan, usia, serta lama menderita penyakit diduga memengaruhi pemanfaatan Prolanis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang berpengaruh terhadap pemanfaatan Prolanis di wilayah kerja Puskesmas Karanglewas. Metodologi: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan mulai Oktober - Desember 2024. Jumlah sampel 102 orang dengan teknik pengambilan simple random sampling. Variabel dependen dari penelitian ini meliputi usia, pengetahuan, pekerjaan, pendapatan, dukungan keluarga, akses informasi layanan Prolanis, kualitas pelayanan, serta lama menderita penyakit. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan analisis yang digunakan meliputi uji normalitas, analisis univariat, analisis bivariat, dan analisis multivariat. Hasil Penelitian: Proporsi responden yang memanfaatkan Prolanis sebesar 40% dan yang tidak memanfaatkan Prolanis sebesar 60%. Variabel yang berpengaruh terhadap pemanfaatan Prolanis yaitu akses informasi layanan Prolanis dengan OR sebesar 12.534 (p=0.001) dan pengetahuan dengan OR sebesar 10.227 (p=0.007). Variabel yang tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan Prolanis meliputi usia, pendapatan, pekerjaan, dukungan keluarga, kualitas pelayanan dan lama menderita penyakit. Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara variabel akses informasi layanan Prolanis dan variabel pengetahuan terhadap pemanfaatan Prolanis pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Karanglewas. Hasil ini menegaskan pentingnya penambahan media informasi terkait Prolanis melalui leaflet serta mengadakan penyuluhan yang menekankan manfaat partisipasi Prolanis, seperti edukasi kesehatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Hypertension is a major global health issue, accounting for 35% of total mortality. Health Social Security Agency introduced the Chronic Disease Management Programs (CDMPs) to improve the quality of life for individuals with hypertension. However, Prolanis participation remains low, as seen at Karanglewas Health Center. Several factors, including knowledge, family support, access to information, employment status, income, service quality, age, and disease duration, are thought to influence participation. This study aims to identify the factors affecting Prolanis utilization in the working area of Karanglewas Health Center. Methodology: This quantitative study employs a cross-sectional design, conducted from October to December 2024. A sample of 102 respondents was selected through simple random sampling. Variables analyzed include age, knowledge, employment, income, family support, access to Prolanis service information, service quality, and disease duration. Data collection utilized a questionnaire, and analysis included normality testing, univariate, bivariate, and multivariate analyses. Results: The proportion of respondents utilizing Prolanis was 40%, while 60% did not. Factors significantly influencing Prolanis utilization were access to service information (OR = 12.534, p = 0.001) and knowledge (OR = 10.227, p = 0.007). Factors such as age, income, employment, family support, service quality, and duration of illness showed no significant influence. Conclusion: Access to Prolanis service information and knowledge significantly influence Prolanis utilization in the working area of Karanglewas Health Center. These results highlight the need to improve information dissemination through leaflets and outreach programs emphasizing the benefits of Prolanis participation, especially health education.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save