Home
Login.
Artikelilmiahs
46887
Update
ZAID GILAR CAHYO SETIADI
NIM
Judul Artikel
PREVALENSI SOIL-TRANSMITTED HELMINTHS (STH) PADA SAYURAN HIJAU DI PASAR TRADISIONAL KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kabupaten Purbalingga memiliki 18 kecamatan dan 17 pasar tradisional, dengan pasokan sayuran hijau utama berasal dari Kecamatan Karangreja. Pasar Kutasari di Kecamatan Kutasari dan Pasar Bojongsari di Kecamatan Bojongsari menerima pasokan terbesar. Praktik budidaya dan penanganan yang kurang higienis meningkatkan risiko kontaminasi oleh Soil-transmitted Helminths (STH). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis dan prevalensi STH pada sayuran hijau di kedua pasar tersebut. Metode penelitian adalah survei dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 120 sampel sayuran seperti selada, sawi putih, sawi hijau, bawang daun, dan seledri dikumpulkan. Telur STH diidentifikasi berdasarkan referensi dari CDC, dan prevalensi dihitung dari rasio sampel terinfestasi terhadap total sampel. Hasil menunjukkan kontaminasi telur Ascaris lumbricoides (2,5%) dan Ancylostoma duodenale (1,67%), dengan prevalensi total 4,17%. Prevalensi tertinggi ditemukan pada bawang daun (16,38%), selada (8,33%), dan sawi hijau (4,17%), sementara sawi putih dan seledri tidak terkontaminasi. Penemuan kontaminasi STH pada sayuran hijau menunjukkan perlunya peningkatan kebersihan dalam penanganan sayuran hijau di pasar tradisional hingga ke tangan konsumen. Penelitian pada lokasi pengambilan sampel, jenis sayur, serta musim yang berbeda diperlukan untuk membandingkan prevalensi sth pada sayuran hijau.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Purbalingga Regency has 18 districts and 17 traditional markets, with most green vegetables supplied from Karangreja District. Kutasari and Bojongsari Markets receive the highest supply. Unhygienic cultivation and handling practices increase the risk of vegetables being contaminated by Soil-transmitted Helminths (STH). This study aimed to identify the types and prevalence of STH in green vegetables sold at these markets. Using a purposive sampling method, 120 vegetable samples, including lettuce, Chinese cabbage, mustard greens, green onions, and celery, were collected. STH eggs were identified based on CDC references, and prevalence was calculated from the ratio of infested to total samples. Results showed contamination by Ascaris lumbricoides (2.5%) and Ancylostoma duodenale (1.67%), with an overall prevalence of 4.17%. Leek had the highest prevalence (16.38%), followed by lettuce (8.33%) and mustard greens (4.17%), while Chinese cabbage and celery were uncontaminated. The discovery of STH contamination in green vegetables highlights the need to improve hygiene in the handling of green vegetables at traditional markets until they reach consumers. Research in different sampling locations, vegetable types, and seasons is necessary to compare the prevalence of STH in green vegetables.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save