Home
Login.
Artikelilmiahs
46878
Update
DANIAL SYAMI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Derajat Disabilitas Low Back Pain pada Pengemudi Ojek Online di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Ojek online merupakan pekerjaan yang berisiko terhadap gangguanmuskuloskeletal seperti low back pain karena waktu kerja yang panjang dan posisi duduk yang cenderung konstan. Nyeri yang timbul akibat low back pain dapat menghambat kemampuan seseorang beraktivitas. Salah satu faktor risiko terhadap munculnya low back pain adalah indeks massa tubuh. Tujuan: Mengetahui adanya hubungan indeks massa tubuh dengan derajat disabilitas low back pain pada pengemdui ojek online. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional pada 36 pengemudi ojek online yang pernah mengalami keluhan low back pain di Kabupaten Banyumas. Derajat disabilitas low back pain dinilai menggunakan Oswestry Low Back Pain Disability Questionnaire. Data dianalisis menggunakan uji hipotesis non-parametrik Spearman dengan nilai p<0,05 menunjukkan hubungan yang bermakna. Hasil: Dari 36 responden, terdapat 88,9% responden tidak disabilitas akibat low back pain dan 11,1% responden disabilitas ringan akibat low back pain. Indeks massa tubuh responden menunjukkan 13,9% responden memiliki berat badan berlebih dan 36,1% responden termasuk obesitas. Hubungan indeks massa tubuh dengan derajat disabilitas low back pain yang dianalisis dengan Spearman memiliki p-value sebesar 0,587. Oleh karena itu, indeks massa tubuh tidak memiliki hubungan secara statistik dengan derajat disabilitas low back pain. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan derajat disabilitas low back pain.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Online driver is one of occupation that has a high risk to musculoskeletal disorders like low back pain due to long working hours and constant position throughout the day. Low back pain reduces someone’s capability to do activities. One of risk factors for low back pain disorders is body mass index. Purpose: This study was aimed to understand a correlation between body mass index and low back pain disability index on online driver. Method: This study was an analytic observational with cross-sectional design study on 36 online drivers who had a history of low back pain complaint in Banyumas Regency. Low back pain disability index was measured using Oswestry Low Back Pain Disability Questionnaire. The data was analyzed using Spearman, a nonparametric test with p-value <0,05 showing a significant correlation between body mass index and low back pain disability index. Results: From 36 respondents, 88,9% doesn’t have a disability from low back pain and 11,1% have a low disability from low back pain. The respondents’ body mass index showed that 13,9% have an overweight and 36,1% have an obesity. Correlation between body mass index and low back pain disability index that was analyzed using Spearman shows a p-value of 0,587 which indicates there is no correlation statistically between the two variables. Conclusion: There is no correlation between body mass index and low back pain disability index.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save