Home
Login.
Artikelilmiahs
4663
Update
RUBIATI FADHILAH
NIM
Judul Artikel
EFEKTIVITAS PELET BIOFUNGISIDA Trichoderma harzianum UNTUK MENGENDALIKAN Fusarium sp. PENYEBAB PENYAKIT REBAH SEMAI PADA BIBIT TANAMAN CAISIM (Brassica rapa var. parachinensis L)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dosis dan model aplikasi pelet biofungisida T. harzianum terhadap efektivitas pengendalian penyakit rebah semai yang disebabkan oleh Fusarium sp. pada bibit caisim serta mengetahui dosis dan model aplikasi pelet biofungisida T. harzianum yang paling efektif dalam menekan penyakit rebah semai bibit caisim. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor yang dicobakan yaitu dosis pelet biofungisida T. harzianum terdiri dari : 0 g (D0), 12,5 g (D1), 25 g (D2), 37,5 g (D3), 50 g (D4), 62,5 g (D5) dan 75 g (D6) serta model aplikasi pelet biofungisida T. harzianum terdiri dari : T1, T2, T3 dan T4. Metode Analisis yang digunakan adalah Analisis Ragam dengan tingkat kesalahan 5% dan 1%, kemudian dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi dosis dan model aplikasi pelet biofungisida T. harzianum yang berbeda, tidak berpengaruh terhadap efektivitas pengendalian penyakit rebah semai yang disebabkan oleh Fusarium sp. pada bibit caisim, sedangkan dosis pelet T. harzianum dan model aplikasi pelet T. harzianum secara mandiri berpengaruh sangat nyata terhadap keefektifan relatif pengendalian agen hayati T. harzianum terhadap Fusarium sp. pada bibit caisim..Pemberian dosis 37,5 gram per 50 bibit tanaman paling efektif untuk menekan penyakit rebah semai yang disebabkan oleh Fusarium sp. pada bibit caisim dan model aplikasi pelet biofungisida T. harzianum selama 7 hari diaplikasikan dan diinkubasi pada media semai, sebelum diinokulasikan patogen Fusarium sp. secara bersamaan dengan penyemaian lebih baik dibandingkan model aplikasi lain.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to find out the effect of dose and application models interaction T. harzianum biofungicide pellets on the effectiveness of disease control damping-off caused by Fusarium sp. on mustard green seeds and the dosage and application models of T. harzianum biofungicide pellets that is most effective in suppressing seedling damping-off disease of mustard green. The used method is an experimental method by a completely randomized design (CRD) factorial pattern. Factors that tested was the dose of T. harzianum biofungicide pellets consists of: 0 g (D0), 12.5 g (D1), 25 g (D2), 37.5 g (D3), 50 g (D4), 62.5 g (D5) and 75 g (D6 ) and the application model of T. harzianum biofungicide pellets consists of: T1, T2, T3 and T4. The used analysis method was variety analysis with an error rate of 5% and 1%, continued by Least Significant Difference Test (BNT). The results showed that the interaction between dosage and application models of different T. harzianum biofungicide pellets, it did not affect the effectiveness of disease control of damping-off caused by Fusarium sp. on mustard green seedling, while the dosage of T. harzianum pellets and application model of T. harzianum pellets independently effected significant on the relative effectiveness of biological agents control T. harzianum toward Fusarium sp. on mustard green seedling. The dosing 37.5 grams per 50 seedlings was the most effective way to control damping-off diseases caused by Fusarium sp. the mustard green seedling and application models of biofungicide T. harzianum pellets applied for 7 days and incubated in medium for seedlings, before it inoculated pathogen Fusarium sp. simultaneously with seeding was better than another application model.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save